Amir Machmud Cimahi// secondnewsupdate.co.id – Ratusan warga memadati halaman Kantor Polres Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat, untuk membeli kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah.
Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga sejumlah komoditas seperti beras dan minyak goreng habis terjual hanya dalam waktu sekitar satu jam.
Program yang digelar Polres Cimahi bekerja sama dengan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Warga Rela Antre Demi Harga Lebih Murah
Sejak pagi, warga terlihat rela mengantre panjang demi mendapatkan sembako dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, telur, daging sapi, daging ayam, hingga bumbu dapur seperti bawang dan cabai.
Suwarsih (53), salah seorang warga yang ikut antre, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah.
“Alhamdulillah meskipun harus antre, belanja di sini lebih murah dibandingkan di pasar,” ujarnya.
Daftar Harga Sembako Lebih Terjangkau
Sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya:
Minyak goreng Minyak Kita: Rp13.700 per liter
Daging sapi: Rp128.000–Rp138.000 per kilogram
Daging ayam: Rp34.000 per ekor
Telur ayam: Rp28.000 per kilogram
Gula pasir: Rp15.500 per kilogram
Bawang putih: Rp36.000 per kilogram
Bawang merah: Rp39.500 per kilogram
Cabai rawit merah: Rp38.000 per kilogram
Cabai merah keriting: Rp53.000 per kilogram
Harga tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama menjelang Ramadan ketika harga kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan.
Polisi Siap Evaluasi dan Gelar Kembali Jika Antusias Tinggi
Kapolres Cimahi, Niko Nurallah Adi Putra, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.
“Kami berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyediakan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Melihat tingginya minat masyarakat, pihaknya membuka kemungkinan kegiatan serupa akan kembali digelar dalam waktu dekat.
“Jika antusiasme tetap tinggi, kami akan evaluasi dan kemungkinan menggelar kembali bazar murah dalam beberapa hari ke depan,” tambahnya.
Upaya Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan
Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat serta membantu menekan lonjakan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Warga pun berharap program serupa dapat dilaksanakan secara rutin untuk menjaga daya beli masyarakat. (Bagdja)
















