Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukumRagam Daerah

Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Forkopimda Monitoring Arus Mudik di Nagreg, Pos Lembur Kaheman Jadi Sorotan

112
×

Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Forkopimda Monitoring Arus Mudik di Nagreg, Pos Lembur Kaheman Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono saat melakukan peninjauan arus mudik di Posko Mudik, Nagreg, kemarin.

Nagreg Kab Bandung// secondnewsupdate.co.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan monitoring jalur mudik sekaligus meninjau Posko Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Bandung. Kamis (19/3/2026).

Monitoring dilakukan di sejumlah titik strategis, termasuk Pos PAM Utama atau Pos Pelayanan Terpadu Operasi Ketupat Lodaya Polresta Bandung di kawasan Darmaga Sunda, Nagreg.

Example 300x600

Dadang mengapresiasi keberadaan Pos Pam yang mengusung konsep kearifan lokal dengan desain rumah bilik bambu khas Sunda yang diberi nama Pos Lembur Kaheman.

“Pos Pam Lembur Kaheman Polresta Bandung ini merupakan inovasi dengan mengangkat kearifan lokal dan budaya Sunda. Para pemudik bisa beristirahat di pos ini ketika lelah di perjalanan. Bahkan tersedia pagelaran seni budaya dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung,” ujar Dadang.

Ia juga mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan perjalanan apabila merasa kelelahan dan memanfaatkan pos pengamanan yang telah disediakan.

Volume Kendaraan Naik 10 Persen

Berdasarkan data H-3 Idul Fitri, volume kendaraan yang melintasi Jalur Nagreg mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pada H-3 ini, total volume kendaraan sudah mencapai 67 ribu unit, meningkat sekitar 10 persen dari tahun lalu yang mencapai 60 ribu kendaraan,” kata Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Meski terjadi peningkatan arus kendaraan, Bupati optimistis jalur mudik di wilayah Kabupaten Bandung tetap berjalan lancar dan tertib.

Sebanyak 1.778 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta berbagai instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan arus mudik.

“Para petugas siap memberikan kenyamanan bagi pemudik. Hingga saat ini situasi arus mudik terpantau lancar dan aman terkendali,” ujarnya.

Kang DS juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Bandung siap memberikan pelayanan maksimal baik saat arus mudik maupun arus balik Lebaran nanti.

Kapolresta: Pengamanan Hasil Sinergi Semua Pihak

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menekankan bahwa kelancaran arus mudik tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak, termasuk Forkopimda Kabupaten Bandung.

“Kami dari kepolisian tidak mungkin bekerja sendirian tanpa dukungan semua pihak. Terima kasih kepada Pak Bupati dan jajaran Forkopimda yang terus bersinergi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” ungkapnya.

Meski volume kendaraan menuju Tasikmalaya dan Garut terus meningkat pada H-3, Kapolresta menyebut kondisi tersebut belum menjadi puncak arus mudik.

“Kemungkinan puncak arus mudik terjadi besok malam (Kamis), meskipun malam ini volumenya sudah meningkat,” pungkas Aldi. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600