Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AgamaBudayaInformatikaRagam Daerah

Satu Sendok untuk Tiga Orang, Simbol Kebersamaan Warnai Harlah ke-92 GP Ansor Kota Tasikmalaya

113
×

Satu Sendok untuk Tiga Orang, Simbol Kebersamaan Warnai Harlah ke-92 GP Ansor Kota Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini
Ketua Cabang GP Ansor Kota Tasikmalaya Suapin tiga orang Menggunakan satu Sendok Makan, Kamis(7/5/2026). (Foto:Krist)

Kota Tasikmalaya/ secondnewsupdate.co.id – Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tasikmalaya berlangsung penuh makna dan nuansa kebersamaan.

Momen unik sekaligus menyentuh perhatian publik terjadi saat Ketua PC GP Ansor Kota Tasikmalaya, Bubung Nizar, menyuapi satu sendok nasi tumpeng kepada tiga orang secara bersamaan.

Example 300x600

Aksi simbolis tersebut dilakukan dalam puncak peringatan Harlah ke-92 GP Ansor yang digelar di salah satu hotel di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Kamis (7/5/2026). Tiga orang yang menerima suapan itu adalah Ketua Panitia, Sekretaris, dan Bendahara pelaksana kegiatan.

Suasana ruangan mendadak riuh tepuk tangan dari ratusan kader Ansor dan Banser yang hadir menyaksikan prosesi tersebut.

Bukan sekadar seremoni pemotongan tumpeng, aksi satu sendok untuk tiga orang itu mengandung pesan mendalam tentang persatuan dan kerja kolektif di tubuh organisasi.

Ketua PC GP Ansor Kota Tasikmalaya, Bubung Nizar, menegaskan bahwa simbol tersebut merepresentasikan filosofi perjuangan Ansor yang dibangun atas dasar kebersamaan.

“Ini bukan soal satu sendok atau sedikitnya makanan. Ini pesan bahwa Ansor besar karena kebersamaan. Ketua panitia, sekretaris, bendahara, semuanya punya peran penting. Tidak ada yang lebih tinggi, semuanya bekerja untuk tujuan yang sama,” ujar Bubung dalam sambutannya.

Menurutnya, GP Ansor tidak akan tumbuh menjadi organisasi besar tanpa budaya gotong royong dan solidaritas antarkader. Karena itu, momentum Harlah ke-92 dijadikan refleksi untuk memperkuat kekompakan organisasi menghadapi tantangan ke depan.

Peringatan Harlah tahun ini juga berlangsung khidmat sekaligus meriah.

Selain dihadiri jajaran pengurus dan kader Ansor-Banser, acara turut dihadiri tokoh Nahdlatul Ulama, senior Ansor, serta tamu lintas agama dari kalangan Kristen, Katolik, dan Hindu.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat itu memperlihatkan wajah GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan yang menjunjung nilai toleransi, kebangsaan, dan persaudaraan lintas iman.

Usai prosesi pemotongan tumpeng, acara dilanjutkan dengan doa bersama dan ramah tamah. Ketua Panitia yang menerima suapan pertama mengaku tersentuh dengan simbol yang diberikan.

“Ini pengingat bagi kami bahwa amanah organisasi memang berat, tapi akan terasa ringan kalau dipikul bersama. Satu sendok nasi ini mengajarkan jangan pernah berjalan sendiri,” katanya.

Hal senada disampaikan Sekretaris dan Bendahara panitia. Mereka menilai simbol sederhana tersebut justru memiliki makna mendalam sebagai pengikat komitmen untuk menjaga soliditas organisasi hingga agenda-agenda berikutnya.

Harlah ke-92 GP Ansor Kota Tasikmalaya kali ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial tahunan, tetapi momentum mempererat barisan kader dan memperkuat semangat pengabdian.

Dari satu sendok nasi tumpeng, tersampaikan pesan sederhana namun kuat: Ansor kuat karena bersatu, Ansor besar karena berbagi. (Krist)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600