Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
InformatikaLingkungan HidupRagam Daerah

Bupati Garut Dorong Pengolahan Sampah Mandiri dan Berkelanjutan, Libatkan Masyarakat hingga Sekolah

108
×

Bupati Garut Dorong Pengolahan Sampah Mandiri dan Berkelanjutan, Libatkan Masyarakat hingga Sekolah

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan komitmennya dalam mendorong sistem pengolahan sampah yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Garut.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan komitmennya dalam mendorong sistem pengolahan sampah yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Garut.

Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan kerja Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (7/5/2026).

Example 300x600

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut bersama Kementerian Lingkungan Hidup membahas penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan sampah melalui pendekatan yang lebih komprehensif.

Syakur menilai persoalan sampah tidak bisa lagi ditangani secara parsial atau sektoral. Menurutnya, penanganan sampah harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Ia berencana menghidupkan kembali budaya pengolahan sampah mandiri mulai dari lingkungan perkantoran, kelurahan, kecamatan, hingga sekolah-sekolah.

“Sebetulnya program ini sudah ada dan alhamdulillah sudah berjalan cukup baik, tapi akan terus kita dorong kembali karena ini juga merupakan amanat dari Bapak Presiden,” ujar Syakur.

Menurutnya, pengelolaan sampah harus diarahkan pada konsep ekonomi sirkular, yakni memanfaatkan sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi, bukan sekadar limbah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir.

“Jadi sampah itu bisa memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Pengolahannya harus mandiri, tidak hanya sesaat tetapi berjalan terus-menerus. Dan ini tidak harus mahal, yang sudah ada pun bisa kita optimalkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Lingkungan Hidup RI, Mohammad Noor Andi Kusumah, menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis yang diambil Pemerintah Kabupaten Garut.

Ia menyebut kebijakan Bupati Garut selaras dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup yang menekankan pentingnya pengurangan volume sampah dari sumbernya untuk memutus rantai penumpukan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Kebijakan Pak Bupati sangat baik dan perlu didukung. Mulai dari lingkungan pemukiman, perumahan, sekolah hingga perkantoran sudah menjadi perhatian. Ini merupakan langkah konkret yang sejalan dengan kebijakan kementerian,” ujar Noor.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, memastikan pihaknya segera menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut melalui program pemberdayaan masyarakat.

DLH Garut akan memperkuat edukasi dan pendampingan agar masyarakat mampu mengelola sampah secara mandiri di lingkungan masing-masing, termasuk pemilahan, pengolahan organik, hingga pemanfaatan sampah bernilai ekonomi.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban TPA sekaligus membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan di Kabupaten Garut. (Asan/Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600