Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaLingkungan HidupRagam Daerah

DBMSDA Lanjutkan Normalisasi Saluran Gelam, Sedimentasi Dikeruk untuk Cegah Banjir dan Dukung Jalan Alternatif

621
×

DBMSDA Lanjutkan Normalisasi Saluran Gelam, Sedimentasi Dikeruk untuk Cegah Banjir dan Dukung Jalan Alternatif

Sebarkan artikel ini
H.wawi tokoh masyarakat Utara (foto kiri) menyampaikan, apresiasi kepada Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang dinilai cepat merespons aspirasi warga dengan melanjutkan program normalisasi saluran menuju arah PIK 2.

Kab Tangerang (Banten)/ secondnewsupdate.co.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melalui UPTD SDA Wilayah VI kembali melaksanakan pekerjaan normalisasi Saluran Pembuang Gelam yang melintasi wilayah Desa Babakan Asem, Desa Belimbing, hingga Kelurahan Salembaran Jaya, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pengerukan sedimentasi lumpur, pembersihan eceng gondok, serta pengangkatan sampah yang selama ini menghambat aliran air dan memicu pendangkalan saluran.

Example 300x600

Tokoh masyarakat Tangerang Utara, H. Wawi, menyampaikan, apresiasi kepada Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang dinilai cepat merespons aspirasi warga dengan melanjutkan program normalisasi saluran menuju arah PIK 2.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melalui UPTD SDA Wilayah VI kembali melaksanakan pekerjaan normalisasi Saluran Pembuang Gelam yang melintasi wilayah Desa Babakan Asem, Desa Belimbing, hingga Kelurahan Salembaran Jaya, sesudah dilakukan normalisasi dan pengerukan sedimentasi serta dibersihkan dari qulma eceng gondok dan sampah, Sabtu (4/7/2026).

“Atas nama masyarakat Desa Babakan Asem, Desa Belimbing, dan Kelurahan Salembaran Jaya, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang yang telah merealisasikan harapan warga melalui kelanjutan normalisasi Saluran Gelam,” ujar Wawi di lokasi kegiatan.

Menurutnya, kondisi saluran yang sebelumnya dipenuhi sedimentasi, gulma, eceng gondok, dan sampah kini mulai bersih sehingga aliran air menjadi lebih lancar.

Dampaknya, kawasan pertanian maupun permukiman di sekitar saluran diharapkan tidak lagi terdampak banjir saat hujan deras.

Ia menjelaskan, pekerjaan normalisasi pada tahap awal hanya mencakup sekitar 500 meter. Namun, melihat kondisi pendangkalan yang masih cukup parah, pihaknya mengusulkan kepada Bupati agar pekerjaan dilanjutkan dari Jembatan Saitem hingga sekitar 500–700 meter ke arah hilir.

“Sedimentasi lumpur di saluran ini sangat tebal karena material dari arah Bandara banyak terbawa arus dan mengendap di sini. Jika tidak segera dikeruk, banjir akan semakin parah ketika musim hujan tiba,” jelasnya.

Usulan tersebut akhirnya disetujui sehingga pekerjaan normalisasi kini diperpanjang hingga kawasan perbatasan Desa Babakan Asem, Desa Belimbing, dan Kelurahan Salembaran Jaya menuju saluran pembuang ke arah PIK 2.

Selain meningkatkan kapasitas saluran air, material hasil pengerukan juga dimanfaatkan sebagai timbunan untuk memperkuat tanggul sekaligus meninggikan badan jalan yang berada di sisi saluran.

Wawi mengatakan, apabila timbunan tersebut telah mengering dan dirapikan, masyarakat berharap pemerintah dapat melanjutkan pembangunan turap, pengerasan, hingga pengecoran jalan sehingga ruas tersebut dapat difungsikan sebagai jalur alternatif dua arah.

“Jika jalan ini selesai ditata, masyarakat memiliki akses alternatif dari Babakan Asem, Belimbing, hingga Salembaran Jaya menuju Rawa Burung dan Kota Tangerang. Hal ini tentu dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini sering terjadi di jalur Kampung Melayu, Salembaran Jaya,” katanya.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan perhatian terhadap kondisi jalan di wilayah Kelurahan Salembaran Jaya yang mengalami kerusakan cukup parah sepanjang kurang lebih 900 meter agar segera dilakukan perbaikan demi menunjang kelancaran mobilitas masyarakat.

Masyarakat berharap program normalisasi yang tengah berjalan tidak hanya mampu mengurangi risiko banjir, tetapi juga menjadi awal pembangunan infrastruktur jalan yang lebih baik untuk mendukung aktivitas ekonomi dan transportasi warga di kawasan Tangerang Utara. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600