Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AgamaEntertainmentGaya hidupRagam Daerah

Garut Hebat Fest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Garut Dorong Seni Musik Islami Jadi Media Dakwah dan Penggerak Ekonomi Daerah

106
×

Garut Hebat Fest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Garut Dorong Seni Musik Islami Jadi Media Dakwah dan Penggerak Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Garut Abdusy Syakur Amin (tengah) saat dikonfirmasi wartawan terkait pembukaan Garut Hebat Fest 2026

Garut/secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Garut terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan seni budaya Islami sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. 

Hal tersebut ditandai dengan dibukanya Garut Hebat Fest: Festival Bintang Vokalis, Gambus, dan Qasidah Rebana Klasik Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Selasa (7/7/2026).

Example 300x600

Festival bergengsi tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum DPW Lembaga Seni dan Qasidah (Lasqi) Nusantara Jaya Provinsi Jawa Barat KH. Maman Imanul Haq, Ketua Umum DPP Lasqi Nusantara Jaya Jazlul Fawaid, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat H. Dudu Rohman, Sekretaris Jenderal DPP Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya H. Inu Aminudin, serta Ketua Umum DPD Lasqi Kabupaten Garut Iden Sambas.

Dalam sambutannya, Syakur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival yang dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian budaya Islami sekaligus membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, seni musik Islami bukan sekadar hiburan, melainkan media pendidikan budaya yang mampu menanamkan kecintaan terhadap warisan seni daerah sejak usia dini.

“Ini adalah salah satu budaya yang terus kita dorong agar terus berkembang dan mendidik anak kita supaya lebih mencintai budayanya. Keunggulan identitas masyarakat Garut adalah seni budaya yang berbasis dan bernuansa Islami. Tentu saja, kami berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini bisa sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah Garut,” ujar Syakur.

Ia menambahkan, penyelenggaraan festival berskala provinsi seperti ini tidak hanya memperkuat identitas budaya Kabupaten Garut, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui meningkatnya kunjungan peserta, pendamping, dan masyarakat yang hadir selama kegiatan berlangsung.

Syakur juga mengungkapkan telah mengusulkan kepada Kementerian Agama agar kompetisi seni musik Islami dapat dijadikan agenda rutin dan berkelanjutan, bahkan dikembangkan menjadi bagian dari perlombaan antarsekolah sebagai upaya mencetak generasi muda yang mencintai seni Islami.

Sementara itu, Ketua Umum DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Jawa Barat, KH. Maman Imanul Haq, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Garut yang dinilai konsisten mendukung perkembangan seni qasidah.

Menurutnya, Garut telah menjadi salah satu daerah yang berhasil membangun sistem pembinaan seni musik Islami hingga mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional.

“Saya merasa bangga kalau saya ke Kalimantan, Sumatera, dan Lombok. Saya katakan, kami di Jawa Barat punya Garut, di mana Pak Bupatinya dan pemerintahnya memfasilitasi secara penuh, sehingga Garut memiliki kaderisasi festival, lomba-lomba, dan akhirnya berhasil meraih juara di tingkat nasional,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa qasidah harus terus dikembangkan sebagai media dakwah yang mampu menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui pendekatan seni dan budaya yang mudah diterima masyarakat.

Di sisi lain, Ketua Umum DPD Lasqi Kabupaten Garut, Iden Sambas, menjelaskan bahwa Garut Hebat Fest 2026 mengangkat tema “Mari Kita Kembangkan Musik Islami untuk Mewujudkan Masyarakat yang Madani.”

Tema tersebut, kata Iden, menjadi semangat untuk terus menggali, membina, dan mengembangkan potensi generasi muda dalam bidang seni musik Islami sehingga mampu melahirkan talenta-talenta terbaik dari Jawa Barat.

Festival yang berlangsung selama dua hari, mulai 7 hingga 8 Juli 2026, diikuti oleh perwakilan dari 18 kabupaten dan kota se-Jawa Barat. 

Sebanyak 70 peserta solo mengikuti kategori Bintang Vokalis, sementara 18 grup berkompetisi pada kategori Qasidah Rebana Klasik.

Melalui Garut Hebat Fest 2026, Pemerintah Kabupaten Garut berharap seni musik Islami semakin berkembang sebagai media dakwah, pelestarian budaya, pembinaan generasi muda, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah melalui meningkatnya aktivitas masyarakat dan kunjungan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Barat. (Agung/Farid WD)

Penulis: Agung/Farid WD Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600