Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PendidikanRagam Daerah

Wawali Cimahi Tegas: Guru Tak Akan Pernah Tergantikan AI! Adithia Yudistira Sebut Pembentukan Karakter Ada di Tangan Pendidik

2713
×

Wawali Cimahi Tegas: Guru Tak Akan Pernah Tergantikan AI! Adithia Yudistira Sebut Pembentukan Karakter Ada di Tangan Pendidik

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Cimahi Adithia Yudistira menegaskan bahwa peran guru tidak akan pernah bisa digantikan oleh teknologi secanggih apa pun.

Cimahi/secondnewsupdate.co.id – Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan transformasi digital yang merambah dunia pendidikan, Wakil Wali Kota Cimahi Adithia Yudistira menegaskan bahwa peran guru tidak akan pernah bisa digantikan oleh teknologi secanggih apa pun.

Pernyataan tersebut disampaikan Adithia saat membuka Pelatihan Teknis Peningkatan Kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang digelar di SDN Cimahi Mandiri 1, beberapa waktu yang lalu.

Example 300x600

Menurutnya, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.

Dalam sambutannya, Adithia menekankan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan satu atau dua dekade lalu. 

Peserta didik kini tumbuh di era digital yang dipenuhi banjir informasi, media sosial, hingga perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

“Kondisi ini menuntut para pendidik untuk terus meningkatkan kapasitas, memperbarui metode pembelajaran, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pendidik,” ujarnya.

Menurutnya, penguasaan teknologi memang menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. 

Namun, teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti sosok guru yang memiliki sentuhan kemanusiaan dalam proses pendidikan.

“Saya yakin guru tidak bisa disubstitusi oleh teknologi. Karena yang bisa mengubah manusianya adalah guru, bukan teknologi. Guru membentuk karakter, menanamkan nilai, etika, dan akhlak kepada peserta didik,” tegas Adithia disambut antusias peserta pelatihan.

Ia menjelaskan, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan juga membangun karakter, integritas, empati, hingga kemampuan sosial yang hanya dapat dilakukan melalui interaksi langsung antara guru dan peserta didik.

Karena itu, Pemerintah Kota Cimahi terus berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui berbagai program pelatihan, pengembangan kompetensi, hingga penguatan kapasitas profesional guru agar mampu menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Adithia berharap seluruh pendidik di Kota Cimahi mampu menjadi sosok inspiratif yang tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga menjadi teladan dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, kreatif, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi.

“Guru adalah fondasi utama dalam mencetak generasi emas Indonesia. Teknologi boleh berkembang sangat cepat, tetapi nilai-nilai kemanusiaan hanya bisa diwariskan melalui sosok seorang guru,” katanya.

Pelatihan teknis tersebut diikuti para pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai sekolah di Kota Cimahi sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme guru dalam menghadapi perubahan sistem pendidikan nasional yang semakin dinamis.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap lahir tenaga pendidik yang semakin inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap menjadikan pendidikan karakter sebagai roh utama dalam setiap proses pembelajaran. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600