Surakarta/secondnewsupdate.co.id – Menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar setelah libur sekolah, Babinsa Kelurahan Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra Wahid yang menjadi dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pengecekan dilaksanakan oleh Serma Rumbawa bersama Serka Sudiyono di Dapur SPPG Mitra Wahid, Jalan Wahid Hasyim RT 01 RW 01, Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses operasional dapur telah siap sehingga pelayanan Program Makan Bergizi Gratis dapat kembali berjalan optimal sejak hari pertama sekolah dimulai.
Dalam inspeksi tersebut, kedua Babinsa memeriksa berbagai aspek penting, mulai dari kondisi dapur, kebersihan lingkungan, kelengkapan peralatan memasak, ketersediaan bahan baku, hingga kesiapan para petugas yang akan mengolah makanan bagi para pelajar.
Pengecekan dilakukan secara detail sebagai langkah antisipasi agar seluruh proses produksi makanan berlangsung sesuai standar kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas gizi yang telah ditetapkan.
Menurut Babinsa, kesiapan seluruh komponen di SPPG menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi peserta didik.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan distribusi makanan bergizi kepada para siswa dapat dilakukan tepat waktu tanpa kendala, sehingga mampu menunjang kesehatan, pertumbuhan, konsentrasi belajar, serta meningkatkan semangat siswa saat kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Kehadiran Babinsa dalam melakukan monitoring dan pengecekan juga menjadi bentuk dukungan TNI terhadap keberhasilan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak-anak sekolah.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi para pelajar sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Agus K).
















