Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiRagam DaerahSosialTeknologi

Pemkab Tangerang Dorong 48 Wirausaha Baru Naik Kelas, Bantuan Peralatan Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

109
×

Pemkab Tangerang Dorong 48 Wirausaha Baru Naik Kelas, Bantuan Peralatan Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, memberikan bantuan peralatan yang disalurkan pemerintah tidak boleh berhenti sebagai fasilitas semata.

Banten, Kabupaten Tangerang l secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui Program Wirausaha Baru (WUB).

Sebanyak 48 penerima manfaat yang tergabung dalam 12 kelompok usaha dari tiga kecamatan menerima bantuan peralatan usaha, Selasa (15/9/2026).

Example 300x600

Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya pemerintah membuka peluang masyarakat untuk memiliki usaha mandiri sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing pelaku usaha pemula.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan, bantuan peralatan yang disalurkan pemerintah tidak boleh berhenti sebagai fasilitas semata.

Menurutnya, bantuan tersebut harus menjadi modal awal bagi penerima manfaat untuk membangun dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Bantuan peralatan usaha ini jangan hanya dilihat sebagai bantuan semata, melainkan sebagai modal awal untuk membangun kemandirian ekonomi. Saya berharap peralatan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dirawat, dan dipergunakan untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas usaha secara berkelanjutan,” ujar Maesyal.

Ia juga mendorong para wirausahawan baru untuk tidak berhenti meningkatkan keterampilan.

Sebanyak 48 penerima manfaat yang tergabung dalam 12 kelompok usaha dari tiga kecamatan menerima bantuan peralatan usaha, Selasa (15/9/2026).

 

Inovasi, kualitas produk, keselamatan kerja, hingga kemampuan membaca peluang pasar dinilai menjadi faktor penting agar usaha yang dibangun mampu bertahan dan berkembang.

Bagi penerima manfaat yang bergerak di bidang barista, misalnya, Bupati mendorong agar mereka mampu mengolah kopi berkualitas sekaligus menciptakan produk yang memiliki daya saing.

Sementara itu, kelompok usaha las listrik diingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja serta menjaga kualitas pelayanan kepada konsumen.

Adapun para pelaku usaha menjahit alas kaki didorong untuk terus berkreasi sehingga mampu menghasilkan produk yang semakin berkualitas dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memiliki usaha dan penghasilan yang mandiri, perekonomian daerah kita akan semakin kuat. Ini sejalan dengan komitmen Pemkab Tangerang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” tegasnya.

Maesyal menambahkan, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya dukungan pemerintah. Kemauan penerima manfaat untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan juga menjadi kunci utama.

Karena itu, para pelaku WUB diharapkan mampu menjaga kualitas produk, memperluas jejaring usaha, melakukan inovasi, serta memanfaatkan berbagai peluang pasar yang tersedia.

“Saya apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang beserta jajaran, Forkopimcam, serta Pemerintah Desa/Kelurahan yang telah mendukung pelaksanaan Program Wirausaha Baru tersebut,” katanya.

Adapun bantuan peralatan usaha tersebut disalurkan kepada 12 kelompok WUB yang bergerak pada tiga bidang keahlian.

Rinciannya, empat kelompok usaha las listrik dengan total 16 penerima manfaat berasal dari Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug. Kemudian empat kelompok usaha barista dengan 16 penerima manfaat berasal dari Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan.

Selanjutnya, empat kelompok usaha menjahit alas kaki dengan 16 penerima manfaat berasal dari Desa Sentul, Kecamatan Balaraja.

Melalui program tersebut, Pemkab Tangerang berharap para wirausahawan baru tidak hanya memperoleh peralatan usaha, tetapi juga mampu membangun usaha yang produktif, mandiri, berkelanjutan, dan semakin kompetitif di tengah perkembangan ekonomi. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600