Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaKesehatanRagam Daerah

Tujuh Tahun Terhenti, Operasi Katarak Gratis Kembali Digelar di Garut, Lebih dari 100 Warga Ikut Berobat

122
×

Tujuh Tahun Terhenti, Operasi Katarak Gratis Kembali Digelar di Garut, Lebih dari 100 Warga Ikut Berobat

Sebarkan artikel ini
Setelah sekitar tujuh tahun tidak digelar, layanan operasi katarak gratis kembali hadir melalui kegiatan bakti sosial yang berlangsung di UPT Puskesmas Kecamatan Cisurupan, Selasa (22/9/2026).

Garut, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Harapan untuk kembali melihat lebih jelas kembali tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Garut. 

Setelah sekitar tujuh tahun tidak digelar, layanan operasi katarak gratis kembali hadir melalui kegiatan bakti sosial yang berlangsung di UPT Puskesmas Kecamatan Cisurupan, Selasa (22/9/2026).

Example 300x600

Lebih dari 100 warga mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya berasal dari Kecamatan Cisurupan, tetapi juga datang dari sejumlah wilayah Kabupaten Garut, mulai dari kawasan utara, tengah hingga selatan.

Bagi para peserta, kesempatan menjalani operasi katarak gratis bukan semata-mata berkaitan dengan tindakan medis.

Ada harapan besar untuk mendapatkan kembali penglihatan yang lebih baik sehingga mereka dapat membaca, bekerja, beraktivitas, hingga menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih mandiri.

Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Cisurupan, Sukma Irianti, mengatakan pelaksanaan bakti sosial tersebut menjadi momentum penting karena layanan operasi katarak kembali dilaksanakan setelah vakum sekitar tujuh tahun.

“Alhamdulillah, kegiatan bakti sosial operasi katarak ini kembali dilaksanakan setelah sekitar tujuh tahun. Harapannya, warga yang mengalami katarak bisa kembali melihat keindahan dunia dan melakukan aktivitas seperti semula,” ujar Sukma saat ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang datang. Bahkan, peserta tidak hanya berasal dari wilayah kerja UPT Puskesmas Cisurupan yang mencakup 11 desa.

“Bukan hanya dari Cisurupan. Ada dari wilayah utara, tengah maupun selatan Kabupaten Garut yang berkumpul di sini untuk mendapatkan pelayanan operasi katarak,” katanya.

Melewati Tahapan Skrining

Sebelum mendapatkan tindakan operasi, para calon peserta terlebih dahulu menjalani tahapan skrining. 

Proses tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi dan kesiapan peserta sebelum menjalani tindakan medis.

Sukma menjelaskan, tahapan skrining telah dimulai sejak 17 September 2026. Selanjutnya, persiapan lokasi sekaligus skrining akhir dilakukan sebelum pelaksanaan operasi.

“Skrining sudah dimulai sejak 17 September. Kemudian kemarin dilakukan persiapan tempat dan skrining terakhir, sedangkan hari ini dilakukan operasinya. Besok akan dilakukan follow up satu hari setelah operasi,” jelasnya.

Pelaksanaan bakti sosial operasi katarak gratis ini terselenggara melalui dukungan sponsor bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. 

UPT Puskesmas Cisurupan turut mengambil peran dengan menyediakan fasilitas pelayanan sekaligus melaksanakan proses skrining terhadap calon peserta.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisurupan dan secara resmi dibuka oleh Camat Cisurupan, Mamun.

Kembalinya layanan operasi katarak gratis menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini mengalami gangguan penglihatan dan membutuhkan tindakan medis.

Bagi warga yang telah lama mengalami keterbatasan penglihatan, kemampuan untuk melihat dengan lebih jelas bukan sekadar persoalan kesehatan.

Penglihatan yang lebih baik dapat membuka kembali ruang bagi mereka untuk membaca, bekerja, beraktivitas dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih leluasa.

Setelah sekitar tujuh tahun menanti, layanan tersebut kembali memberikan kesempatan kepada masyarakat Garut untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan mata secara gratis dan berharap dapat kembali menikmati aktivitas dengan penglihatan yang lebih baik. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600