Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Sumpah Pemuda ke-98, Camat Banjarwangi Asep Harsono Tantang Generasi Muda Bergerak Nyata, Sungai Cikaengan Jadi Sasaran Aksi!

121
×

Sumpah Pemuda ke-98, Camat Banjarwangi Asep Harsono Tantang Generasi Muda Bergerak Nyata, Sungai Cikaengan Jadi Sasaran Aksi!

Sebarkan artikel ini
Camat Banjarwangi Asep Harsono usai dikonfirmasi awak media dan foto bersama seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di SMK Insan Mandiri Banjarwangi, Rabu (28/10/2026).

Garut, Jabar l secondnewsupdate.co.id – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, bukan sekadar seremoni tahunan. 

Semangat persatuan dan patriotisme generasi muda diterjemahkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, salah satunya dengan menggelar kegiatan bersih-bersih di sepanjang aliran Sungai Cikaengan.

Example 300x600

Camat Banjarwangi, Asep Harsono, menegaskan bahwa momentum Sumpah Pemuda harus menjadi dorongan bagi generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai persoalan di lingkungan sekitar, termasuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di SMK Insan Mandiri Banjarwangi, Rabu (28/10/2026).

Menurut Asep, semangat perjuangan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 harus terus hidup dan diwujudkan melalui kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satu bentuk konkret pengamalan semangat tersebut adalah aksi bersih-bersih Sungai Cikaengan yang melibatkan berbagai unsur organisasi kepemudaan (OKP), Tagana, komunitas pencinta alam, BARA BSP, HIMPARA, serta elemen masyarakat Kecamatan Banjarwangi.

“Alhamdulillah, berbagai unsur kepemudaan dan masyarakat dapat berkolaborasi dalam kegiatan ini. Kami berharap semangat kebersamaan dan patriotisme pemuda tidak hanya muncul saat peringatan Sumpah Pemuda, tetapi terus terpelihara dan berkelanjutan,” ungkap Asep.

Aksi Bersih Sungai, Bukti Kepedulian Pemuda terhadap Lingkungan

Asep menilai, kegiatan membersihkan lingkungan merupakan salah satu bentuk pengabdian generasi muda kepada masyarakat. 

Selain membantu menjaga kebersihan sungai, aksi tersebut juga diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya merawat lingkungan dan menjaga saluran air maupun drainase agar tidak tersumbat sampah.

Menurutnya, persoalan kebersihan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat gotong royong untuk mendorong perubahan positif.

Lingkungan yang bersih dan saluran air yang terawat merupakan bagian penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat sekaligus mengurangi risiko gangguan aliran air akibat penumpukan sampah.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah kecamatan, organisasi kepemudaan, komunitas lingkungan, dan masyarakat menjadi langkah penting untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.

Asep Harsono: Pemuda Jangan Hanya Bersemangat Saat Seremoni

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membangkitkan keberanian generasi muda dalam mengambil bagian dari pembangunan daerah.

Baginya, semangat kepemudaan tidak cukup ditunjukkan melalui kehadiran dalam upacara atau kegiatan seremonial. 

Semangat tersebut harus dibuktikan melalui tindakan, kepedulian, dan kontribusi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kegiatan bersih-bersih Sungai Cikaengan yang melibatkan lintas organisasi menjadi gambaran bahwa nilai persatuan dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, tetapi memiliki arti penting bagi lingkungan dan kehidupan sosial.

Asep pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak organisasi kepemudaan serta unsur masyarakat lainnya. Dengan demikian, gerakan kepedulian lingkungan di Banjarwangi tidak berhenti pada momentum peringatan Sumpah Pemuda, tetapi berkembang menjadi kebiasaan bersama.

“Melalui momentum Sumpah Pemuda ini, kami berharap semangat patriotisme, kegigihan, dan empati generasi muda semakin kuat. Pemuda harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kecamatan Banjarwangi menjadi pengingat bahwa semangat persatuan yang dicetuskan para pemuda pada 1928 tetap relevan di tengah tantangan zaman.

Kini, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui aksi nyata, kepedulian sosial, dan gotong royong. 

Dari Sungai Cikaengan, generasi muda Banjarwangi menunjukkan bahwa mencintai bangsa tidak selalu harus dimulai dari langkah besar, tetapi dapat diwujudkan dengan menjaga lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600