Jawa Tengah, Sragen l secondnewsupdate.co.id – Gelombang cuaca terik dan dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sragen mendapat perhatian dari jajaran Kodim 0725/Sragen bersama sejumlah elemen masyarakat.
Berbalut semangat memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0725/Sragen menggandeng BPBD, TATV, Fave Hotel, Yayasan Tangan Baik Solo Raya (TBSR), serta Teh Sepeda Balap menggelar Aksi Bersama Peduli Kekeringan 2026, Rabu (16/9/2026).
Aksi sosial tersebut tidak hanya menyentuh persoalan kebutuhan air bersih.
Kepedulian juga diwujudkan melalui pembagian 1.000 porsi es teh gratis, 100 paket sembako, bantuan tujuh tangki air bersih, hingga satu unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan menyasar sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sragen. Salah satu aksi yang menarik perhatian masyarakat berlangsung di depan Makodim 0725/Sragen.
Di lokasi tersebut, petugas dan para relawan membagikan 1.000 cup es teh gratis kepada para pengendara maupun masyarakat yang melintas. Aksi sederhana itu menjadi bentuk kepedulian di tengah kondisi cuaca panas yang cukup menyengat.
Dari pusat Kota Sragen, kegiatan sosial kemudian bergerak menuju wilayah Kecamatan Gesi.
Sebanyak tujuh tangki air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
Selain air bersih, bantuan sembako juga diberikan kepada warga. Bahkan, perhatian khusus diberikan kepada warga yang mengalami keterbatasan mobilitas dengan penyerahan bantuan kursi roda.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0725/Sragen Mayor Cba Beni Yusdiantoro, SE, yang mewakili Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat yang menghadapi dampak cuaca ekstrem.
Menurutnya, persoalan kekeringan tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan satu pihak. Diperlukan kepedulian dan kolaborasi berbagai unsur agar bantuan dapat benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Hari ini kami bersama Kalak BPBD Pak Triono, Pak Widianto TATV, Pak Khuswatus Sholikin GM Fave Hotel, Pak Hartono Teh Sepeda Balap dan Ibu Rus S. Sumanto pembina Yayasan TBSR (Tangan Baik Solo Raya) membagikan tujuh tangki air bersih, 100 paket sembako, seribu es teh gratis dan kursi roda ke warga,” ujar Beni di sela kegiatan.
Ia berharap aksi bersama tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi pemantik semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kita berharap aksi sosial tersebut mampu memperkuat semangat gotong royong dan memantik kepedulian masyarakat luas untuk saling membantu saat menghadapi dampak perubahan cuaca ekstrem,” ucapnya.
Kursi Roda Jadi Harapan Baru Warga Gesi
Di balik penyaluran bantuan tersebut, terdapat kisah haru dari salah seorang penerima kursi roda, Tikno Hartoyo Wakiyo, warga Dukuh Bendosari RT 11, Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen.
Tikno mengaku sudah sekitar tiga tahun mengalami stroke. Kondisi tersebut membuat dirinya mengalami keterbatasan dalam berjalan dan beraktivitas sehari-hari.
Bantuan kursi roda yang diterimanya menjadi sesuatu yang sangat berarti.
Dengan mata berkaca-kaca, Tikno menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepadanya.
“Matursuwun sanget nggih Pak, sudah diberikan kursi roda. Saya terkena stroke kurang lebih tiga tahun, untuk berjalan tidak bisa. Alhamdulillah saya diberi bantuan kursi roda,” tuturnya.
Tikno mengaku tidak memiliki sesuatu yang dapat diberikan sebagai balasan atas bantuan tersebut.
Namun, ia berharap kebaikan para donatur dan seluruh pihak yang terlibat mendapat balasan terbaik.
“Saya tidak bisa membalas, semoga Allah yang membalas kebaikan Bapak Ibu,” katanya.
Aksi Bersama Peduli Kekeringan 2026 tersebut sekaligus menunjukkan bahwa momentum peringatan HUT TNI dapat diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Mulai dari seteguk minuman segar bagi pengendara, air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan, sembako bagi masyarakat, hingga kursi roda bagi penyandang keterbatasan mobilitas, seluruh bantuan menjadi bagian dari upaya menghadirkan kepedulian secara nyata di tengah masyarakat Sragen. (Agus Kemplu)
















