BeritaHukumOtomotifRagam Daerah

Arus Mudik Naik Drastis, Polres Garut Terapkan 6 Kali Sistem One Way di Jalur Limbangan–Malangbong

126
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, jajaran Satlantas Polres Garut memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) sebanyak enam kali di jalur utama Limbangan hingga Malangbong.

Limbangan Garut// secondnewsupdate.co.id – Volume kendaraan pemudik yang melintasi wilayah hukum Polres Garut mengalami peningkatan signifikan pada Selasa (17/03/2026).

Lonjakan arus kendaraan ini terjadi seiring puncak pergerakan masyarakat dalam rangka mudik Lebaran.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, jajaran Satlantas Polres Garut memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) sebanyak enam kali di jalur utama Limbangan hingga Malangbong.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Luky Martono, menjelaskan bahwa langkah diskresi kepolisian dilakukan secara tentatif dan situasional guna menarik arus kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.

Rangkaian Penerapan One Way

Rekayasa lalu lintas pertama diterapkan di Jalur Limbangan pada pukul 08.25–08.45 WIB selama 20 menit dengan titik pending di depan Polsek Limbangan.

Selanjutnya, sistem satu arah diberlakukan di Jalur Lewo pada pukul 08.50–09.00 WIB. Petugas memusatkan titik pending di SPBU Bandrex selama 10 menit.

Pada pukul 09.25 WIB, rekayasa ketiga kembali diterapkan di Jalur Lewo selama 15 menit dengan titik pending di kawasan Kaum Lewo.

Arus kendaraan dari arah barat yang terus meningkat membuat petugas kembali menerapkan one way keempat di Jalur Limbangan pada pukul 10.25 WIB selama 20 menit, dengan titik pending tetap berada di Polsek Limbangan.

Menjelang siang, kepadatan kendaraan juga terpantau di Jalur Malangbong. Petugas kemudian memberlakukan sistem satu arah kelima pada pukul 10.45 WIB selama 15 menit dengan titik pending di sekitar Puskesmas Malangbong.

Rekayasa terakhir dilakukan di Jalur Lewo pada pukul 10.55–11.05 WIB selama 15 menit, dengan titik pending kembali dipusatkan di SPBU Bandrex.

Imbauan untuk Pemudik

Polres Garut menegaskan bahwa seluruh rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional demi memastikan arus mudik tetap lancar dan aman. 

Kepolisian juga mengimbau para pemudik agar selalu waspada selama perjalanan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir kemacetan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman saat momentum Lebaran. (Agung)

Exit mobile version