Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Babinsa Ngemplak Kobarkan Semangat Pemuda Pandeyan, Dorong Generasi Muda Raih Cita-Cita Jadi Prajurit TNI AD

132
×

Babinsa Ngemplak Kobarkan Semangat Pemuda Pandeyan, Dorong Generasi Muda Raih Cita-Cita Jadi Prajurit TNI AD

Sebarkan artikel ini
Babinsa Koramil 11/Ngemplak, Peltu Sukarya, menyambangi para pemuda dan anggota Karang Taruna Desa Pandeyan untuk memberikan motivasi sekaligus sosialisasi mengenai peluang menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Boyolali, Jateng | secondnewsupdate.co.id – Semangat generasi muda untuk menggapai cita-cita dan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara terus ditumbuhkan.

Salah satunya melalui pembinaan dan motivasi yang diberikan Babinsa Koramil 11/Ngemplak Kodim 0724/Boyolali kepada para pemuda Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jumat (30/10/2026).

Example 300x600

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 11/Ngemplak, Peltu Sukarya, menyambangi para pemuda dan anggota Karang Taruna Desa Pandeyan untuk memberikan motivasi sekaligus sosialisasi mengenai peluang menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Dengan penuh semangat, Peltu Sukarya mengajak generasi muda agar berani memiliki cita-cita besar, termasuk menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD.

Menurutnya, menjadi prajurit bukan sekadar pilihan pekerjaan, melainkan sebuah kehormatan dan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia juga memberikan penjelasan mengenai peluang, persyaratan, hingga tahapan penerimaan prajurit TNI AD. 

Kesempatan tersebut, katanya, terbuka bagi generasi muda yang memiliki tekad kuat, memenuhi ketentuan, serta mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh.

“Jangan pernah takut bermimpi menjadi prajurit TNI AD. Namun, ingat bahwa cita-cita besar harus diperjuangkan dengan persiapan yang matang. Mulailah dari sekarang dengan menjaga kesehatan, melatih kemampuan fisik, membangun kedisiplinan, serta membentuk mental dan karakter yang tangguh,” ungkap Sukarya memberikan motivasi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa menjadi seorang prajurit tidak hanya sebatas mengenakan seragam loreng. 

Di balik itu, terdapat tanggung jawab besar, kehormatan, loyalitas, kedisiplinan, serta jiwa patriotisme yang harus senantiasa dijunjung tinggi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut,  Sukarya juga mengingatkan para pemuda agar tidak mudah tergiur oleh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan seleksi dengan meminta sejumlah uang.

Ia menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya alias GRATIS.

Pesan tersebut disampaikan agar generasi muda tidak menjadi korban praktik penipuan berkedok perekrutan prajurit TNI AD, sekaligus memahami bahwa keberhasilan dalam seleksi harus diraih melalui kemampuan, kesiapan, dan usaha sendiri.

Melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi ini, Babinsa berharap semakin banyak pemuda Desa Pandeyan yang memiliki motivasi untuk mengembangkan potensi diri, berkarakter disiplin, bermental tangguh, memiliki semangat nasionalisme, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara.

Sebab, menjadi prajurit TNI bukan semata-mata kebanggaan mengenakan seragam, tetapi merupakan kehormatan untuk mengabdikan jiwa dan raga demi menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dari Desa Pandeyan, semangat pengabdian kepada bangsa mulai ditanamkan. 

Harapannya, generasi muda hari ini kelak mampu menjadi patriot-patriot bangsa yang berintegritas, berdedikasi, dan siap menjaga Merah Putih. (Agus Kemplu)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600