Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia memadati Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, dalam ajang Bhayangkara Run 2026 yang digelar Polresta Bandung untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Minggu (5/7/2026).
Selain menjadi pesta olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi potensi wisata daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polresta Bandung yang dinilainya berhasil menjaga keamanan dan ketertiban sehingga Kabupaten Bandung tetap kondusif.
Menurutnya, situasi yang aman merupakan fondasi utama dalam mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Salam Presisi untuk Polri. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polresta Bandung yang telah menjaga Kabupaten Bandung tetap aman dan kondusif. Antusiasme masyarakat pada Bhayangkara Run ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Dadang.
Tak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, Bupati Bandung juga ikut berlari pada kategori 5 kilometer.
Ia menilai olahraga lari menjadi salah satu cara efektif membudayakan pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Sementara itu, Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, mengungkapkan bahwa Bhayangkara Run 2026 diikuti sekitar 3.000 peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.
Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan semakin besarnya animo masyarakat terhadap event olahraga yang kini mulai menjadi ikon Kabupaten Bandung.
Menurutnya, penyelenggaraan Bhayangkara Run tidak hanya mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Puluhan stan UMKM yang turut meramaikan acara dipadati pengunjung dan mencatatkan penjualan yang menggembirakan.
“Alhamdulillah seluruh stan UMKM ramai dan dagangannya laris. Ini membuktikan bahwa kegiatan olahraga mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Terima kasih kepada Bapak Bupati, Forkopimda, panitia, sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini,” kata Aldi.
Ia menambahkan, peserta yang berasal dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa Bhayangkara Run memiliki daya tarik nasional. Bahkan, juara pertama kategori 5 kilometer berhasil diraih pelari asal Kupang, sementara posisi kedua ditempati peserta dari Medan.
Lebih jauh, Aldi menjelaskan bahwa rute lari yang melintasi kawasan persawahan dan panorama alam Soreang sengaja dipilih untuk memperkenalkan keindahan Kabupaten Bandung kepada para peserta dari luar daerah.
Keindahan alam yang disuguhkan di sepanjang lintasan diharapkan mampu menarik minat wisatawan untuk kembali berkunjung.
“Dengan akses Tol Soreang–Pasirkoja yang semakin memudahkan mobilitas, kami ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Bandung memiliki banyak destinasi wisata unggulan, mulai dari Soreang, Ciwidey hingga Pangalengan. Insyaallah Bhayangkara Run akan terus menjadi agenda tahunan yang didukung Pemerintah Kabupaten Bandung dan seluruh stakeholder,” pungkasnya.
Ajang Bhayangkara Run 2026 pun sukses menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Bandung yang sehat, aman, maju, serta semakin dikenal sebagai destinasi wisata dan sport tourism di tingkat nasional. (Apih)
















