Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Bima Arya Bedah Buku Babad Alas di Garut, Bupati Syakur Ajak ASN Belajar Kepemimpinan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

119
×

Bima Arya Bedah Buku Babad Alas di Garut, Bupati Syakur Ajak ASN Belajar Kepemimpinan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto berpelukan penuh keakraban bersama Bupati Kabupaten Garut Abdusy Syakur Amin

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak ASN memetik pelajaran kepemimpinan dari buku Babad Alas karya Wamendagri Bima Arya sebagai bekal meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya aparatur melalui penguatan kapasitas kepemimpinan. 

Example 300x600

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bedah buku Babad Alas, karya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, yang digelar di Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota.

Acara yang dihadiri langsung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, itu menjadi ruang refleksi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperkaya wawasan kepemimpinan sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Syakur menilai buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai proses kepemimpinan. 

Mulai dari kemampuan mengenali persoalan, menyusun strategi penyelesaian, mengeksekusi kebijakan, hingga melakukan evaluasi terhadap hasil yang telah dicapai.

Menurutnya, perspektif yang disampaikan Bima Arya memberikan sudut pandang yang objektif terhadap birokrasi sehingga layak menjadi bahan pembelajaran bagi para ASN maupun para pemimpin daerah.

“Ada beberapa catatan penting yang saya rasa akan sangat bermanfaat bagi kita semua. Sudut pandang eksternal sering kali memberikan gambaran yang lebih objektif. Seorang akademisi yang menilai birokrasi memberi kita ruang untuk belajar. Saya sendiri juga masih terus belajar. Setiap pemimpin memang memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda, tetapi tujuan akhirnya tetap sama, yaitu membangun Indonesia,” ujar Syakur.

Ia berharap seluruh peserta mampu mengambil nilai-nilai positif dari isi buku tersebut dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai aparatur pemerintah.

Syakur juga menekankan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan harus berjalan seiring dengan penguatan integritas, profesionalisme, serta kemampuan ASN dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, mengingatkan bahwa seorang ASN tidak boleh kehilangan kedekatan dengan masyarakat. 

Menurutnya, keberhasilan birokrasi sangat ditentukan oleh kemampuan aparatur memahami persoalan nyata yang dihadapi warga.

Ia menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus selalu menjadi orientasi utama dalam setiap kebijakan maupun pelayanan yang diberikan pemerintah.

“Saya titip agar seluruh ASN terus berjalan bersama warga. Jangan pernah jauh dan meninggalkan warga, serta harus selalu bisa memahami dinamika yang terjadi di lapangan,” tegas Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga memberikan apresiasi kepada jajaran ASN Pemerintah Kabupaten Garut yang dinilainya memiliki semangat belajar tinggi dan terbuka terhadap berbagai gagasan baru dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Melalui kegiatan bedah buku Babad Alas, diharapkan lahir semangat baru di kalangan ASN Kabupaten Garut untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat budaya kerja yang melayani, serta menghadirkan birokrasi yang semakin dekat dengan masyarakat sebagai fondasi menuju pemerintahan yang efektif, inovatif, dan berdaya saing. (Agung/Farid)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600