Garut/secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, resmi membuka Kejuaraan Renang Antar Pelajar se-Jawa Barat Piala Bupati Garut 2026 yang digelar di GOR Akuatik Talaga Bodas, Kawasan Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (9/5/2026).
Ajang tahunan ini menjadi magnet bagi ratusan atlet muda dari berbagai daerah di Jawa Barat. Sebanyak 604 atlet dari 266 sekolah turut ambil bagian dalam kompetisi yang mempertandingkan total 1.730 nomor lomba dari empat kategori usia.
Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus mendukung pengembangan olahraga, khususnya di kalangan pelajar.
Menurutnya, olahraga berperan penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, bermental kuat, serta memiliki daya juang tinggi.
“Pemerintah Kabupaten Garut sangat mendukung kegiatan seperti ini. Kami ingin masyarakat Garut tumbuh sehat, tangguh, dan kuat. Karena itu, kegiatan olahraga terus kami dorong, salah satunya melalui cabang renang,” ujar Syakur.
Ia juga menyoroti pentingnya aktivitas olahraga di tengah tingginya penggunaan gadget pada anak-anak. Menurutnya, olahraga dapat menjadi solusi positif agar anak lebih aktif dan produktif.
“Daripada anak-anak hanya bermain gadget, lebih baik diarahkan berolahraga. Selain menyehatkan fisik, olahraga juga membentuk mental, disiplin, dan menghargai proses. Menjadi juara itu butuh latihan dan kerja keras,” katanya.
Bupati turut mengingatkan bahwa olahraga renang memiliki nilai edukatif sekaligus religius karena termasuk salah satu olahraga yang dianjurkan dalam ajaran Islam.
Di akhir sambutannya, Syakur menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang hadir mendampingi putra-putrinya selama kompetisi berlangsung.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang terus mendukung anak-anaknya untuk berkembang melalui olahraga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, berharap kejuaraan ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet muda yang mampu bersaing di level regional hingga nasional.
Ia menilai kompetisi ini penting untuk menjaring bibit atlet potensial yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai ajang seperti POPWILDA, POPDA, hingga Porprov Jawa Barat.
“Semoga kegiatan ini melahirkan atlet pelajar berprestasi yang bisa membawa nama harum Kabupaten Garut di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Asep.
Ketua Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Garut, Agus Ismail, menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar Pengurus Cabang Akuatik Indonesia Kabupaten Garut bekerja sama dengan Dinas Pendidikan.
Selain meningkatkan prestasi olahraga renang, kegiatan ini juga bertujuan memasyarakatkan olahraga air di lingkungan pendidikan mulai dari usia dini hingga SMA.
“Kami berharap renang tidak hanya menjadi kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi cabang olahraga unggulan yang mampu menyumbang medali dalam berbagai multi event,” kata Agus.
Ia optimistis kejuaraan ini dapat menjadi ajang pencarian atlet berbakat untuk diproyeksikan mengikuti POPWILDA, POPDA, POPNAS, Porprov, hingga PON.
Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa olahraga renang semakin diminati di Kabupaten Garut dan Jawa Barat secara umum. (Asan/Agung)
















