AgamaPendidikanRagam Daerah

Bupati Garut Dorong Guntara dan Gemas Perkuat Pendidikan Agama dan Akhlak Generasi Muda

109
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin (kiri) mendorong Guntara dan Gemas untuk semakin memperkuat perannya dalam membangun pemahaman keagamaan sekaligus membentuk akhlak generasi muda di Kabupaten Garut.

Jawa Barat, Garut secondnewsupdate.co.id — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong Guntara dan Gemas untuk semakin memperkuat perannya dalam membangun pemahaman keagamaan sekaligus membentuk akhlak generasi muda di Kabupaten Garut.

Dorongan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran terkait pada Senin (10/8/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus menjadi ruang untuk membahas strategi pembinaan generasi muda di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Syakur menilai pembangunan generasi muda tidak cukup hanya berorientasi pada kecerdasan akademik. Menurutnya, pendidikan harus berjalan seimbang dengan pembentukan karakter, moral, serta pemahaman agama.

“Generasi muda harus dipersiapkan bukan hanya menjadi generasi yang cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, bertanggung jawab dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan,” menjadi pesan utama dalam pertemuan tersebut.

Menurut Syakur, pemahaman agama yang baik dapat menjadi fondasi bagi anak-anak dan remaja dalam menentukan sikap, mengambil keputusan serta berinteraksi di tengah kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, ia mendorong Guntara dan Gemas untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan generasi muda.

Program tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, kepemudaan maupun kegiatan lain yang mampu menumbuhkan karakter positif serta membuka ruang bagi anak muda untuk mengembangkan potensi mereka.

Generasi Muda Perlu Pendampingan

Bupati Garut juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah derasnya arus informasi. Perkembangan teknologi memberikan banyak peluang, namun di sisi lain juga membawa berbagai potensi pengaruh negatif apabila tidak disertai pendampingan.

Karena itu, pembinaan generasi muda harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah daerah, tokoh agama, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, keluarga dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi.

Pembentukan akhlak, kata dia, tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah atau lembaga keagamaan. 

Keluarga dan lingkungan tempat anak tumbuh juga menjadi faktor penting dalam memberikan keteladanan, pengawasan serta pembiasaan perilaku positif.

Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai persoalan, mulai dari penyalahgunaan teknologi, pergaulan yang tidak sehat hingga paparan informasi yang bertentangan dengan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.

Pemkab Garut Dorong Ruang Kreativitas Anak Muda

Selain pembinaan keagamaan dan akhlak, Pemerintah Kabupaten Garut juga mendorong agar generasi muda memperoleh ruang yang cukup untuk belajar, berkarya dan mengembangkan kemampuan.

“Pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai kegiatan yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkarya dan mengembangkan potensi dirinya,” menjadi semangat yang diharapkan dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Syakur berharap Guntara dan Gemas dapat terus menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menciptakan generasi muda Garut yang religius, berkarakter, berprestasi sekaligus memiliki kepedulian sosial.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter dan moral masyarakat.

Dengan penguatan pendidikan agama, akhlak dan karakter, generasi muda Garut diharapkan mampu menjadi penerus pembangunan yang memiliki kecerdasan, integritas, tanggung jawab serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah, keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat dan seluruh elemen masyarakat pun dinilai menjadi kunci untuk menyiapkan generasi muda Garut menghadapi tantangan masa depan. (Agung)

Penulis: Agung Editor: Bama
Exit mobile version