Jakarta/secondnewsupdate.co.id– Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan dan penguatan ketahanan energi daerah.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Bupati Garut Abdusy Syakur Amin ke Kantor Dewan Energi Nasional (DEN) di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Syakur diterima langsung sejumlah anggota DEN, termasuk Mohamad Fadhil Hasan, tokoh asal Garut yang saat ini menjadi anggota DEN dari unsur akademisi.
Pertemuan tersebut membahas peluang pengembangan energi baru terbarukan di Kabupaten Garut, khususnya pemanfaatan energi panas bumi atau geothermal yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan daerah.
Bupati Syakur mengatakan, Garut memiliki sumber daya alam yang besar untuk mendukung pengembangan energi ramah lingkungan.
Menurutnya, langkah ini penting sebagai upaya menghadapi tantangan krisis energi di masa mendatang sekaligus mendukung target transisi energi nasional.
“Kami berdiskusi terkait bagaimana pengembangan energi di Kabupaten Garut, khususnya energi terbarukan, agar bisa menjadi solusi menghadapi krisis energi di masa depan. Terima kasih atas dukungan DEN, semoga ke depan kerja sama bisa lebih intens,” ujar Syakur.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan Dewan Energi Nasional sangat penting untuk mempercepat realisasi berbagai proyek energi bersih di Garut.
Sementara itu, Anggota DEN Mohamad Fadhil Hasan mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Garut dalam mengoptimalkan sektor energi terbarukan.
Menurutnya, Garut memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah dengan potensi panas bumi terbesar di Indonesia.
“Potensinya sangat besar. Karena itu kami menyambut baik aspirasi Bupati Garut agar pengembangan energi terbarukan di Garut bisa lebih cepat, lebih intens, dan skalanya lebih besar,” kata Fadhil.
Ia menambahkan, pengembangan energi terbarukan di Garut tidak hanya berdampak pada penguatan ketahanan energi nasional, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Kabupaten Garut sendiri selama ini dikenal memiliki sejumlah kawasan potensial panas bumi yang telah menjadi perhatian investor dan pemerintah pusat.
Dengan dukungan kebijakan dan pendampingan teknis dari DEN, Pemkab Garut optimistis pengembangan energi baru terbarukan dapat berjalan lebih optimal sekaligus memperkuat posisi Garut sebagai daerah berbasis energi hijau. (Asan/Agung)
















