Majalengka// secondnewsupdate.co.id – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Majalengka saat Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, secara resmi melepas 437 calon jemaah haji kloter pertama, Sabtu (25/4/2026).
Kloter 6 ini menjadi rombongan perdana asal Majalengka yang berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah.
Di balik prosesi pelepasan yang penuh doa, Eman menyampaikan pesan penting yang tak bisa dianggap sepele: kesehatan dan kekompakan adalah kunci utama selama menjalankan ibadah haji.
“Semua jemaah yang berangkat hari ini sudah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan. Tapi saya minta petugas tidak lengah. Pantau terus kondisi jemaah, jangan sampai ada yang luput dari perhatian,” tegasnya.
Tak hanya soal kesehatan, Eman juga mengingatkan potensi tantangan yang akan dihadapi jemaah di Arab Saudi, terutama perbedaan lingkungan dan kondisi geografis yang bisa memicu kebingungan.
Menurutnya, struktur bangunan di Kota Mekkah yang cenderung seragam kerap membuat jemaah mudah tersesat, terlebih bagi yang belum terbiasa dengan bahasa setempat.
“Di sana bangunannya hampir mirip semua. Risiko tersasar sangat besar, apalagi kalau tidak bersama rombongan. Saya minta jaga kekompakan, jangan jalan sendiri-sendiri,” pesannya.
Ia pun memberikan tanggung jawab penuh kepada Ketua Rombongan (Karo) agar memastikan seluruh anggota tetap dalam pengawasan dan koordinasi yang baik selama di Tanah Suci.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansur, mengungkapkan bahwa kloter 6 menjadi awal dari total 729 jemaah haji asal Majalengka tahun ini.
“Sebanyak 437 jemaah diberangkatkan menggunakan 11 armada bus. Ini kloter pembuka untuk Majalengka,” jelasnya.
Data jemaah dalam kloter ini pun cukup beragam. Jemaah tertua tercatat berusia 87 tahun, yakni Ma’sum Sareh Artani asal Lemahsugih. Sedangkan jemaah termuda adalah Khalifah Maulana Aditya, berusia 17 tahun dari Burujul Kulon.
Tak hanya itu, terdapat pula 12 jemaah pengguna kursi roda yang telah disiapkan pendampingan khusus demi memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah mereka.
Namun, tidak semua calon jemaah dapat berangkat tahun ini. Pihak Kemenhaj mencatat beberapa jemaah batal berangkat karena meninggal dunia serta satu orang karena kondisi hamil.
Rombongan kloter 6 dijadwalkan masuk Asrama Haji pada Sabtu sore pukul 15.00 WIB, sebelum akhirnya bertolak dari Bandara Internasional Kertajati pada Minggu (26/4/2026) pukul 09.45 WIB. Pesawat dijadwalkan lepas landas menuju Arab Saudi pada pukul 12.45 WIB.
Setelah kloter pertama ini, pemberangkatan jemaah haji asal Majalengka akan dilanjutkan secara bertahap melalui Kloter 23 pada 8 Mei, Kloter 29 pada 13 Mei, dan Kloter 39 pada 18 Mei mendatang, bergabung dengan jemaah dari daerah lain.
Momentum ini menjadi awal perjalanan spiritual ribuan harapan, sekaligus ujian fisik dan mental bagi para tamu Allah dari Majalengka. (Ast)
















