Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaBudayaRagam Daerah

Bupati Tangerang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Juang Pahlawan

2432
×

Bupati Tangerang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Juang Pahlawan

Sebarkan artikel ini
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan pesan mendalam tentang makna perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

SNU//Kabupaten Tangerang (Banten) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengajak generasi muda sebagai penerus bangsa untuk meneladani semangat juang dan pengorbanan para pahlawan pembela tanah air. Seruan itu disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Arya Wangsakara, Kecamatan Pagedangan, Senin (10/11/2025).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan pesan mendalam tentang makna perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. 

Example 300x600
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, dalam Hari Pahlawan 10 November 2025 memberikan penghargaan kepada para ASN yang berprestasi

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan tidak boleh berhenti hanya sebagai kenangan sejarah, tetapi harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan pembangunan.

“Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Semangat para pahlawan tidak boleh berhenti hanya sebagai kenangan sejarah, namun harus menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi penerus bangsa,” ujar Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal.

Tiga Keteladanan dari Para Pahlawan

Rudi Maesyal menekankan tiga keteladanan utama yang dapat dipetik dari perjuangan para pahlawan, yakni kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan pandangan jauh ke depan.

Menurutnya, kesabaran menjadi fondasi utama lahirnya kemenangan bangsa.

“Para pahlawan sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah keterbatasan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan,” jelasnya.

Selain itu, Bupati menyoroti keikhlasan para pejuang setelah meraih kemerdekaan, yang memilih mengabdi kembali kepada rakyat tanpa mengejar jabatan atau imbalan.

“Di situlah letak kehormatan sejati  bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” tuturnya.

Perjuangan Masa Kini: Ilmu dan Pengabdian

Lebih lanjut, Maesyal mengingatkan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi menggunakan senjata, melainkan melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian. 

Namun, semangatnya tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

Ia juga menegaskan bahwa semangat perjuangan dan pengabdian harus terus dijaga dalam rangka mewujudkan visi dan misi nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya ketahanan nasional, peningkatan kualitas pendidikan, penegakan keadilan sosial, serta pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita — bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” serunya.

Menjaga Api Perjuangan

Bupati Tangerang juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga api perjuangan para pahlawan.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, dalam Hari Pahlawan 10 November 2025 memberikan penghargaan kepada para ASN yang berprestasi

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam — dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” pungkasnya. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600