AgamaBeritaInformatikaRagam Daerah

Bupati Tangerang Buka Pembinaan Tahap IV Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQ Banten 2026

967
Bupati Kabupaten Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid dalam sambutannya menegaskan bahwa persiapan menuju MTQ tingkat Provinsi Banten dilakukan secara bertahap, matang, dan berkelanjutan.

Kab Tangerang/ secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, resmi membuka kegiatan Pembinaan Tahap IV Kafilah Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-23 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lemo Hotel, Kecamatan Kelapa Dua, Jumat malam (15/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa persiapan menuju MTQ tingkat Provinsi Banten dilakukan secara bertahap, matang, dan berkelanjutan. 

Menurutnya, pembinaan yang kini memasuki tahap keempat merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mempertahankan tradisi prestasi di ajang MTQ.

“InsyaAllah persiapannya tidak instan. Ini sudah pembinaan yang keempat dan bulan Juni nanti akan kembali kita lakukan pembinaan bersama para pembina dari Provinsi Banten,” ujar Maesyal.

Ia menilai proses pembinaan harus terus diperkuat, termasuk dengan menambah jumlah pembina agar seluruh cabang lomba mendapatkan perhatian maksimal. 

Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid (tengah) foto bersama Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang,

Hal tersebut dinilai penting mengingat banyaknya cabang yang dipertandingkan pada MTQ tingkat provinsi.

“Kalau bisa jumlah pembina jangan hanya 50 orang, lebih banyak lebih bagus karena cabang lomba juga banyak. Para pembina harus mampu mentransformasikan ilmu kepada para kafilah dengan baik dan maksimal,” tegasnya.

Kabupaten Tangerang sendiri memiliki catatan membanggakan dengan meraih gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Banten selama empat tahun berturut-turut. 

Prestasi tersebut, kata Maesyal, harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan regenerasi peserta.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan MTQ bukan semata mengejar gelar juara. 

Lebih dari itu, MTQ menjadi sarana memperkuat syiar Islam sekaligus membangun sinergi antara ulama dan umaro dalam membina masyarakat.

“Predikat juara memang tujuan, tetapi yang paling utama adalah bagaimana syiar Islam dapat terus dikumandangkan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, menjelaskan bahwa pembinaan tahun ini mengusung tema ‘Melalui Pembinaan Kita Pertahankan Prestasi Terbaik Kafilah Kabupaten Tangerang pada MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026’.

Menurut Soma, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas peserta sekaligus menjaga dominasi prestasi Kabupaten Tangerang pada MTQ tingkat provinsi yang akan digelar pada 6–10 Juli 2026 di KP3B Provinsi Banten.

Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid (kedua dari kanan) resmi membuka kegiatan Pembinaan Tahap IV Kafilah Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-23 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas peserta sekaligus mempertahankan prestasi terbaik Kafilah Kabupaten Tangerang pada MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten,” ujar Soma.

Ia menambahkan, pembinaan ini merupakan tindak lanjut dari hasil MTQ Ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang yang telah berlangsung pada 8–13 Januari 2026 lalu.

Kegiatan pembinaan dilaksanakan selama dua hari, 15–16 Mei 2026, dengan melibatkan total 183 peserta. 

Jumlah tersebut terdiri dari 68 peserta kafilah Kabupaten Tangerang, 50 pembina tingkat Provinsi Banten, 35 pembina dari Kabupaten Tangerang, serta unsur panitia pelaksana.

Dengan persiapan yang semakin matang, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis mampu kembali mempertahankan gelar juara umum sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qurani di wilayahnya. (Dia)

Exit mobile version