AgamaBudayaGaya hidupRagam Daerah

Bupati Tangerang Hadiri Misa HUT Imamat ke-30 di Gereja St. Odilia, Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Beragama

968
Potongan tumpeng dalam memperingati Misa HUT Imamat ke-30 di Gereja St. Odilia, dari Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid diberikan kepada Romo Felix

Kab Tangerang/ secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus melakukan monitoring kegiatan misa perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Imamat ke-30 Romo Felix dan Romo Richard di Gereja Katolik Santa Odilia, Paroki Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Sabtu (9/5/2026).

Kehadiran Maesyal dalam kegiatan tersebut menjadi simbol nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap kehidupan beragama yang harmonis, aman, dan penuh toleransi.

Dalam sambutannya, Maesyal menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi panjang Romo Felix dan Romo Richard yang telah mengabdikan diri selama tiga dekade dalam pelayanan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak membeda-bedakan perlakuan kepada masyarakat. Kabupaten Tangerang adalah wilayah yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” tegas Maesyal di hadapan jemaat.

Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi panjang Romo Felix dan Romo Richard yang telah mengabdikan diri selama tiga dekade dalam pelayanan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, sosok Romo Felix dan Romo Richard merupakan teladan pengabdian yang tidak hanya fokus pada pelayanan spiritual, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan lingkungan.

Maesyal menilai kedua rohaniwan tersebut memiliki peran penting dalam mempererat hubungan lintas agama melalui aksi nyata di masyarakat, mulai dari penghijauan, pertanian, hingga kegiatan peternakan.

“Beliau hadir tanpa melihat latar belakang atau perbedaan keyakinan. Di mana masyarakat mengundang, mereka selalu hadir. Sosok seperti ini sulit digantikan dan menjadi contoh bagi kita semua,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Maesyal juga menepis berbagai isu negatif yang menyebut pemerintah daerah kurang hadir dalam kegiatan keagamaan tertentu.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang konsisten hadir di berbagai momentum hari besar keagamaan, termasuk perayaan Paskah, serta agenda keagamaan umat Hindu yang rencananya akan dihadiri pada Juli mendatang.

“Kabupaten Tangerang adalah kabupaten toleransi yang selalu menghargai perbedaan, saling menjaga, dan memastikan seluruh kegiatan masyarakat berjalan aman serta tertib,” katanya.

Maesyal menambahkan, menjaga kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah dan kehidupan sosial yang damai.

Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid saat memotong tumpeng dalam memperingati Misa HUT Imamat ke-30 di Gereja St. Odilia,

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat semangat persatuan dan kebersamaan sesuai nilai-nilai luhur Pancasila.

“Mari kita pelihara kerukunan, kita jaga dan abadikan kebersamaan ini agar hubungan antar manusia dan antaragama tetap harmonis di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Perayaan HUT Imamat ke-30 Romo Felix dan Romo Richard berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dihadiri umat Katolik, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur pemerintahan daerah.

Kehadiran Bupati Tangerang dalam acara ini mempertegas komitmen Pemkab dalam menjaga keberagaman dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat multikultural. (Dia)

Penulis: DianaEditor: Bama
Exit mobile version