BudayaEntertainmentGaya hidupRagam Daerah

Bupati Tangerang Resmikan Festival Kampung Budaya Kemuning, Dorong Pelajar Kuasai Batik dan Kerajinan Lokal

970
Bupati Kabupaten Tangerang Banten, Mochamad Maesyal Rasyid saat memberikan sambutannya, Maesyal sangat mengapresiasi penyelenggaraan festival yang memperkenalkan kerajinan batik, anyaman, serta produk UMKM kepada generasi muda.

Banten, Kab Tangerang l secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Festival Kampung Budaya Kemuning yang digelar Balai Adat Keariaan Tangerang di Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Senin (27/7/2026). 

Festival ini menjadi wadah edukasi sekaligus pelestarian budaya lokal dengan melibatkan ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Dalam sambutannya, Maesyal sangat mengapresiasi penyelenggaraan festival yang memperkenalkan kerajinan batik, anyaman, serta produk UMKM kepada generasi muda.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan warisan budaya daerah, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir di Festival Kampung Budaya Kemuning. Kegiatan ini memperkenalkan kerajinan batik, anyaman, hingga UMKM kepada para siswa-siswi SD, SMP, dan SMA,” ujar Maesyal.

Ia menilai, para pelajar tidak hanya melihat proses pembuatan kerajinan, tetapi juga mendapatkan kesempatan belajar secara langsung bagaimana mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

“Melalui kegiatan ini anak-anak bisa mengenal budaya daerah sekaligus belajar mengembangkan potensi lokal yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi ekonomi keluarga maupun daerah,” katanya.

Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, Maesyal meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Legok, pemerintah desa, serta instansi terkait agar berkolaborasi menyusun program pengembangan Kampung Budaya Kemuning.

Ia mengusulkan pembangunan sarana pendukung seperti hanggar kegiatan serta pemberdayaan rumah-rumah adat menjadi sanggar kerajinan agar aktivitas pelestarian budaya dan pembinaan UMKM dapat berjalan secara berkelanjutan.

Menurutnya, Desa Kemuning memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat pelestarian budaya, sentra batik, dan kerajinan khas Kabupaten Tangerang yang mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Camat legok M. Yusuf Fachroji, M. Kedua dari kanan, foto bersama Bupati Kabupaten Tangerang Banten Mochamad Maesyal Rasyid (kiri) tengah.

“Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkembang sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menjadi tempat edukasi budaya bagi pelajar di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Balai Adat Keariaan Tangerang, Rd. Ali Akipin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Festival Kampung Budaya Kemuning dapat terselenggara dengan baik.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh para peserta selama festival dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha berbasis budaya di masa mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga membatik dan kerajinan lokal dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi generasi muda dan masyarakat,” tuturnya.

Festival Kampung Budaya Kemuning berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan berbagai kegiatan edukasi, pameran UMKM, praktik membatik, pembuatan anyaman, serta pertunjukan budaya yang bertujuan memperkuat pelestarian kearifan lokal di Kabupaten Tangerang. (Dia).

Exit mobile version