InformatikaOtomotifRagam DaerahSosialTeknologi

Bupati Tangerang Tancap Gas Cetak Pengusaha Baru, 608 WUB Dapat Pelatihan dan Bantuan Alat Usaha

968
Bupati Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid, (tengah) saat menyerahkan bantuan peralatan usaha secara simbolis kepada para Wira Usaha Baru (WUB) sekaligus membuka pembekalan kewirausahaan di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti, Selasa (5/5/2026).

Kab Tangerang/ secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menggenjot upaya pengurangan angka pengangguran melalui program pelatihan kerja dan pengembangan wirausaha baru.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat menyerahkan bantuan peralatan usaha secara simbolis kepada para Wira Usaha Baru (WUB) sekaligus membuka pembekalan kewirausahaan di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti, Selasa (5/5/2026).

Program yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang itu menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam membuka akses keterampilan kerja sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat.

Kehadiran Bupati Tangerang saat akan membuka BLK disambut para pejabat terkai

Dalam sambutannya, Maesyal menyebut BLK Jayanti saat ini tengah menjadi pusat pengembangan kompetensi tenaga kerja dengan ratusan peserta aktif mengikuti berbagai pelatihan vokasi.

“Di BLK Jayanti ini ada sekitar 142 peserta yang sedang mengikuti pelatihan. Kami juga telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk membuka kesempatan pemagangan. Selama satu bulan, peserta bisa belajar langsung di perusahaan dengan dukungan transportasi dan uang saku,” ujar Maesyal.

Menurutnya, program pemagangan tersebut bukan sekadar pelatihan lapangan, tetapi juga menjadi jalur strategis menuju penyerapan tenaga kerja formal. Peserta yang menunjukkan performa baik selama magang berpeluang direkrut menjadi karyawan tetap.

Maesyal menegaskan, keberadaan BLK di Jayanti maupun BLK Jati Mulya, Kosambi, memiliki peran vital dalam mencetak tenaga kerja yang sesuai kebutuhan industri.

Beragam pelatihan disediakan, mulai dari servis AC, otomotif roda dua dan roda empat, operator forklift, tata boga, menjahit, hingga pelatihan barista.

Namun, di tengah keterbatasan daya tampung industri, Pemkab Tangerang juga mendorong peserta untuk tidak hanya bergantung pada pekerjaan formal.

“Tidak semua lulusan pelatihan bisa langsung terserap ke perusahaan karena kapasitas yang terbatas. Karena itu, kami dorong lahirnya pengusaha baru. Setelah pelatihan selesai, peserta kami fasilitasi dengan bantuan peralatan usaha agar bisa langsung memulai produksi dan memperoleh penghasilan,” jelasnya.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan sebanyak 1.700 peserta mengikuti program pelatihan kerja. Dari jumlah tersebut, 608 peserta diproyeksikan menjadi Wira Usaha Baru (WUB).

Target tersebut, kata Maesyal, akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari strategi menekan angka pengangguran, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Program ini bukan hanya soal pelatihan, tapi juga bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih mandiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menjelaskan bahwa program WUB dirancang untuk memperluas kesempatan kerja melalui penguatan ekonomi berbasis kewirausahaan.

Sepanjang 2026, Disnaker telah membentuk sekitar 608 WUB yang terbagi dalam 38 angkatan. Peserta berasal dari berbagai bidang usaha, seperti menjahit garmen, bengkel otomotif, las listrik, instalasi listrik, servis AC, tata rias, barista, hingga sektor kuliner seperti bakery, produksi tempe, dan sate bandeng.

“Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yakni pelatihan teknis dan kewirausahaan di BLK, pembekalan serta motivasi usaha, kemudian diakhiri dengan pemberian bantuan peralatan usaha,” terang Rudi.

Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid (kiri) saat berbincang-bincang dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, (kiri)

Ia berharap bantuan tersebut mampu mempercepat peserta dalam membangun usaha mandiri, meningkatkan taraf ekonomi keluarga, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru di lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, pembekalan kewirausahaan diikuti oleh 144 peserta.

Selain membuka acara, Bupati Tangerang juga menyerahkan bantuan peralatan usaha secara simbolis kepada 12 kelompok WUB yang berasal dari enam kecamatan, yakni Balaraja, Sukamulya, Gunung Kaler, Kronjo, Kresek, dan Sindang Jaya.

Program ini dinilai menjadi langkah konkret Pemkab Tangerang dalam membangun ekonomi berbasis keterampilan dan kewirausahaan, di tengah tantangan persaingan kerja yang semakin kompetitif. (Dia)

Penulis: DianaEditor: Bama
Exit mobile version