Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Cegah Karhutla Meluas, Polres Garut Gencarkan Pemasangan Spanduk di Titik Rawan Kebakaran

110
×

Cegah Karhutla Meluas, Polres Garut Gencarkan Pemasangan Spanduk di Titik Rawan Kebakaran

Sebarkan artikel ini
Mengantisipasi munculnya titik api yang berpotensi meluas, Polres Garut bersama seluruh Polsek jajaran bergerak melakukan langkah pencegahan dengan memasang spanduk imbauan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan kebakaran, Jumat (28/8/2026).

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius jajaran Polres Garut.

Mengantisipasi munculnya titik api yang berpotensi meluas, Polres Garut bersama seluruh Polsek jajaran bergerak melakukan langkah pencegahan dengan memasang spanduk imbauan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan kebakaran, Jumat (28/8/2026).

Example 300x600

Spanduk bertuliskan “CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN” dipasang di berbagai lokasi strategis, mulai dari kawasan hutan, lahan terbuka, perkebunan hingga area lain yang memiliki potensi mudah terbakar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk membangun kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah kebakaran sebelum berubah menjadi bencana yang lebih besar.

Polisi Tak Ingin Menunggu Api Berkobar

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, menegaskan bahwa pencegahan Karhutla bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian. 

Menurutnya, keberhasilan mencegah kebakaran sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan peran dan kepedulian kita bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, khususnya di kawasan hutan dan lahan yang memiliki potensi mudah terbakar,” ujar Niko.

Pesan tersebut menjadi penting mengingat aktivitas sederhana yang melibatkan api dapat berubah menjadi persoalan serius ketika dilakukan di kawasan dengan vegetasi kering atau kondisi lahan yang mudah terbakar.

Karena itu, masyarakat diminta tidak sembarangan membakar sampah maupun membuka lahan dengan metode pembakaran.

“Jangan sampai aktivitas pembakaran sampah, pembukaan lahan dengan cara dibakar, maupun kegiatan lainnya yang menggunakan api justru menimbulkan kebakaran yang meluas dan sulit dikendalikan,” tambahnya.

Spanduk Jadi Pengingat, Patroli dan Pemantauan Terus Berjalan Pemasangan spanduk tidak berdiri sendiri. 

Polres Garut juga mengoptimalkan langkah preemtif dan preventif, termasuk pemantauan kawasan rawan, patroli serta penyampaian edukasi secara langsung kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa kepolisian tidak ingin bersikap reaktif dengan baru bergerak setelah kebakaran terjadi. 

Sebaliknya, potensi munculnya api diupayakan ditekan sejak dini melalui edukasi dan pengawasan di lapangan.

“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi kebakaran. Upaya pencegahan terus kami lakukan melalui pemantauan, patroli, edukasi dan penyampaian imbauan kepada masyarakat di seluruh wilayah hukum Polres Garut,” tegas Niko.

Dengan melibatkan seluruh Polsek jajaran, pesan kewaspadaan terhadap Karhutla diharapkan menjangkau masyarakat hingga ke berbagai pelosok wilayah Kabupaten Garut.

Warga Diminta Segera Laporkan Jika Menemukan Titik Api

Polres Garut juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari sistem deteksi dini. 

Warga diminta segera memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Keterlibatan masyarakat dinilai sangat penting karena warga yang berada di sekitar kawasan rawan merupakan pihak yang paling cepat mengetahui apabila muncul indikasi kebakaran.

“Dengan kepedulian dan sinergi seluruh pihak, kita dapat mencegah Karhutla sejak dini. Mari bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tetap lestari, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kebakaran,” pungkasnya.

Jaga Garut dari Ancaman Karhutla

Melalui pemasangan spanduk dan rangkaian kegiatan pencegahan tersebut, Polres Garut berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat.

Hutan dan lahan bukan hanya bagian dari ekosistem, tetapi juga memiliki fungsi penting bagi kehidupan masyarakat. 

Ketika kebakaran terjadi dan meluas, dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

Karena itu, mencegah kebakaran sejak dari sumbernya menjadi langkah paling penting.

Polres Garut bersama seluruh jajaran Polsek pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir melalui patroli, pemantauan, edukasi dan imbauan agar potensi Karhutla dapat ditekan sedini mungkin.

Menjaga hutan bukan hanya tugas aparat. Menjaga lahan dan mencegah api menjadi bencana adalah tanggung jawab bersama. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600