Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPolitik

Dedi Mulyadi : Layanan Dasar di Jabar Semakin Baik, Bukti Upaya Memerdekakan Masyarakat

111
×

Dedi Mulyadi : Layanan Dasar di Jabar Semakin Baik, Bukti Upaya Memerdekakan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan serta pimpinan dan anggota DPRD Jawa Barat mengikuti Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (14/8/2026).

Jawa Barat, Bandung l secondnewsupdate.co.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan serta pimpinan dan anggota DPRD Jawa Barat mengikuti Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidato kenegaraan tersebut, Prabowo menyampaikan sejumlah capaian pemerintah, salah satunya keberhasilan Indonesia mewujudkan swasembada delapan komoditas pangan hanya dalam waktu satu tahun. 

Example 300x600

Capaian itu lebih cepat dari target awal empat hingga lima tahun.

Delapan komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Di sektor energi, Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia mulai mewujudkan swasembada solar melalui produksi diesel dengan campuran biodiesel B50.

Sejak 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan mampu menghemat devisa hingga Rp170 triliun atau sekitar USD9,5 miliar.

Prabowo menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi dorongan agar pemerintah terus bekerja lebih keras.

“Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegas Prabowo.

Menanggapi pesan tersebut, Dedi juga mengatakan semangat kemerdekaan harus benar-benar dirasakan masyarakat, salah satunya melalui peningkatan kualitas layanan dasar.

Menurut Dedi, berbagai upaya telah dilakukan selama masa kepemimpinannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

“Rasa kemerdekaan harus dirasakan masyarakat Jawa Barat di HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 ini. Kita memang tidak boleh mengakui sebuah kontribusi yang diberikan, namun kita bisa melihat sendiri dan merasakan bahwa layanan dasar pada tingkat provinsi, kabupaten dan kota, hari ini sudah semakin terlihat,” ujarnya.

Ia menyebut perbaikan layanan dasar mulai terlihat pada sektor pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur.

Dalam bidang kelistrikan, misalnya, masyarakat di wilayah pedesaan dan pelosok yang sebelumnya masih mengalami keterbatasan akses listrik kini mulai menikmati penerangan. 

Dari sekitar 500 ribu rumah yang sebelumnya belum mendapatkan listrik, saat ini disebut tersisa sekitar 80 ribu rumah dan ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun depan.

Dedi juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan. Menurutnya, sekitar 97 persen jalan provinsi Jawa Barat saat ini sudah terbebas dari jalan berlubang.

“Mer­deka itu kalau di jalan raya tidak bertemu dengan jalan yang berlubang. Hari ini jalan-jalan provinsi hampir 97 persen sudah tidak ditemukan jalan berlubang,” katanya.

Namun, ia menegaskan pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada sekadar memperbaiki jalan. 

Jawa Barat, lanjutnya, harus menuju jalan yang lebih berperadaban dengan dukungan drainase yang baik, penerangan jalan umum (PJU), serta jaringan telekomunikasi yang memadai.

Dedi juga mendefinisikan kemerdekaan dari sisi akses pendidikan. Menurutnya, anak-anak Jawa Barat harus mendapatkan kesempatan bersekolah dengan mudah dan terjangkau.

“Di Jabar, minimal anak harus sekolah hingga lulus SMA/SMK,” tegasnya.

Selain pendidikan dan infrastruktur, rasa aman juga menjadi bagian penting dari makna kemerdekaan bagi masyarakat. 

Warga, kata Dedi, harus dapat beraktivitas tanpa dihantui rasa takut terhadap kejahatan jalanan, baik pada siang maupun malam hari.

Ia menyebut tingkat kejahatan relatif menurun dan aparat kepolisian serta TNI terus disiagakan untuk menjaga keamanan masyarakat.

Kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui pelayanan kesehatan yang tidak diskriminatif.

Dedi menegaskan tidak boleh ada lagi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan hanya karena persoalan biaya.

“Tidak ada lagi KTP ditahan karena tidak mampu bayar rumah sakit,” ujarnya.

Dedi menekankan seluruh capaian tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.

Menurutnya, negara yang merdeka dan berdaulat harus mampu memastikan rakyatnya benar-benar merasakan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Seluruh rangkaian-rangkaian itu harus senantiasa dijaga dan ditingkatkan kualitasnya karena negara merdeka dan berdaulat artinya rakyatnya memiliki kemerdekaan dan berkedaulatan,” tegas Dedi. (Burhan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600