BeritaEntertainmentInformatikaRagam DaerahWisata

Dekranasda Kabupaten Bandung Siapkan Penampilan Terbaik di Ajang Provinsi dan Nasional

109
Foto Kiri : Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati, mengatakan HUT Dekranas ke-46 akan digelar di Makassar pada Juli 2026. Foto Kanan : Ketua Dekranasda kabupaten Bandung Hj Ema Dety memimpin rapat persiapan PKJB tahun 2026, di rumah dinas bupati Bandung, Selasa (2/6/26).

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung menggelar rapat persiapan untuk dua agenda besar sekaligus, yakni peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 dan Pameran Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026. Rapat tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, Selasa (2/6/2026).

Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati, mengatakan HUT Dekranas ke-46 akan digelar di Makassar pada Juli 2026.

Sementara itu, Kabupaten Bandung juga tengah mempersiapkan partisipasinya dalam Pameran Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) yang akan berlangsung pada 26 Juni 2026.

Menurut Emma, sejumlah agenda penting perlu dipersiapkan secara matang, mulai dari fashion show, kinton kriya, promosi digital, hingga program “Nganjang Karya Buhun” yang akan menjadi bagian dari penampilan Kabupaten Bandung pada ajang tersebut.

Untuk kegiatan fashion show, Emma meminta seluruh konsep dipersiapkan secara detail, termasuk pemilihan musik, desain busana, model, hingga narasi pendukung yang akan mengiringi penampilan di atas panggung.

“Lagu untuk fashion show harus segera masuk. Usahakan menggunakan lagu lokal,” ujarnya.

Emma juga mengusulkan agar model yang tampil berasal dari kalangan Mojang Jajaka Kabupaten Bandung. 

Sementara desain busana dapat mengangkat kekayaan daerah, seperti motif Batik Kina dan tenun Majalaya yang dikreasikan secara inovatif oleh para desainer lokal.

Di bidang promosi digital, Emma menekankan pentingnya memperkenalkan tidak hanya produk-produk kriya unggulan, tetapi juga berbagai destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Bandung. 

Menurutnya, promosi perlu menghadirkan destinasi wisata baru yang potensial agar masyarakat semakin mengenal beragam objek wisata selain kawasan Pangalengan dan Ciwidey.

“Kita harus mulai mempopulerkan destinasi wisata lainnya yang tidak kalah menarik, karena Kabupaten Bandung memiliki banyak destinasi wisata yang potensial,” katanya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Emma meminta dibuatkan video promosi berdurasi satu menit dengan konsep yang kreatif dan menarik, sehingga mampu memperkuat citra Kabupaten Bandung sebagai daerah yang kaya akan potensi wisata serta ekonomi kreatif.

Melalui berbagai persiapan tersebut, Emma optimistis Dekranasda Kabupaten Bandung dapat menampilkan potensi kriya, budaya, dan pariwisata daerah secara lebih kreatif, inovatif, serta berdaya saing pada ajang tingkat provinsi maupun nasional. (Apih)

Penulis: Apih Igun Ruhiyat Editor: Bama
Exit mobile version