InformatikaRagam DaerahTeknologi

Digitalisasi Pajak Makin Dekat, Bupati Tangerang Resmikan Program Moling QRIS

914
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi meluncurkan program Mobil Keliling PBB-P2 melalui QRIS (Moling QRIS) pada ajang High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Kecamatan Tigaraksa, Jumat (24/7/2026).

Banten, Tangerang l secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang semakin serius mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi meluncurkan program Mobil Keliling PBB-P2 melalui QRIS (Moling QRIS) pada ajang High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Kecamatan Tigaraksa, Jumat (24/7/2026).

​Program inovatif ini memadukan layanan mobil keliling untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan metode pembayaran nontunai berbasis QRIS. 

Hadirnya Moling QRIS memungkinkan masyarakat mengurus administrasi dan langsung membayar PBB-P2 di tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan tanpa perlu repot datang ke kantor pajak.

​Pelayanan Pajak yang Lebih Mudah, Cepat, dan Transparan

​Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa peluncuran Moling QRIS merupakan wujud komitmen Pemkab Tangerang dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

​“Kita tidak hanya membawa pelayanan mobil ke tengah masyarakat, tetapi juga membawa edukasi mengenai pembayaran digital. Masyarakat harus merasakan bahwa membayar pajak saat ini semakin mudah, cepat, aman, dan transparan,” ujar Maesyal.

​Layanan Moling QRIS ini dijadwalkan beroperasi secara serentak mulai 27 Juli hingga 11 Agustus 2026 di seluruh wilayah pelayanan UPTD Pajak Daerah Kabupaten Tangerang.

​Ada Promo Minyak Goreng dan Gula Gratis untuk Wajib Pajak

​Guna menarik minat warga dan membiasakan transaksi nontunai, Pemkab Tangerang menyiapkan stimulus khusus. Wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB-P2 menggunakan QRIS selama periode program berhak mendapatkan minyak goreng atau gula secara gratis (selama persediaan masih ada).

​Meski begitu, Bupati menekankan bahwa hadiah tersebut hanyalah pemantik awal untuk membentuk kebiasaan baru di masyarakat.

​“Insentif ini merupakan pemantik agar masyarakat mau mencoba. Setelah merasakan kemudahannya, kami berharap masyarakat terbiasa membayar pajak secara digital meskipun tanpa insentif,” tambahnya.

​Mesyal juga mengimbau seluruh jajaran camat, lurah, kepala desa, hingga pengurus RT/RW dan tokoh masyarakat untuk aktif menyebarluaskan informasi serta jadwal pelayanan Moling QRIS di wilayah masing-masing.

​Realisasi Penerimaan PBB-P2 Kabupaten Tangerang Meringsek Naik

​Upaya digitalisasi ini berbanding lurus dengan catatan positif pendapatan daerah. 

Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Syaifullah, membeberkan realisasi penerimaan PBB-P2 per 21 Juli 2026 telah menembus angka Rp343,97 miliar atau setara 52,12 persen dari target keseluruhan sebesar Rp660 miliar.

​Capaian tersebut mencatatkan kenaikan sebesar Rp28,85 miliar (tumbuh 9,16%) jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

​”Program Moling QRIS diharapkan mampu semakin meningkatkan penerimaan PBB-P2 sekaligus memperluas akses pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Syaifullah.(Dia)

Exit mobile version