Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaBudayaInformatikaRagam DaerahSosial

Dispangtan Cimahi Siapkan “Karung Sehat” Daging Kurban, Ribuan Hewan Bakal Disisir Ketat Jelang Iduladha 2026

1268
×

Dispangtan Cimahi Siapkan “Karung Sehat” Daging Kurban, Ribuan Hewan Bakal Disisir Ketat Jelang Iduladha 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam, mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan dimulai pada 11 Mei 2026. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di lapak-lapak penjualan hewan kurban yang tersebar di wilayah Kota Cimahi.

Cimahi/secondnewsupdate.co.id – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi bergerak cepat memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat benar-benar aman, sehat, dan layak disembelih. 

Tak hanya menerjunkan puluhan petugas pemeriksa, Dispangtan juga menyiapkan program “karung sehat” untuk distribusi daging kurban kepada masyarakat.

Example 300x600

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas daging kurban sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan saat momentum Iduladha.

Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam, mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan dimulai pada 11 Mei 2026. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di lapak-lapak penjualan hewan kurban yang tersebar di wilayah Kota Cimahi.

“Kami akan melakukan pemeriksaan ante mortem untuk memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat syariat maupun kesehatan,” ujar Tita. Kamis (28/5/2026).

Untuk memperkuat pengawasan, Dispangtan menggandeng Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat. Sedikitnya lebih dari 30 petugas gabungan akan diterjunkan selama masa pemeriksaan berlangsung.

Menurut Tita, pemeriksaan dilakukan bukan sekadar formalitas. Hewan kurban wajib memenuhi sejumlah kriteria, mulai dari kondisi fisik yang sehat, tidak cacat, tidak kurus, hingga cukup umur sesuai ketentuan syariat Islam.

“Umur hewan bisa dilihat dari pertumbuhan gigi tetapnya. Untuk kambing dan domba minimal berusia satu tahun, sedangkan sapi atau kerbau minimal dua tahun,” jelasnya.

Selain itu, hewan jantan menjadi prioritas dan tidak diperbolehkan mengalami cacat fisik yang dapat memengaruhi kelayakan kurban.

Jika ditemukan ternak sakit, petugas akan meminta pedagang segera memisahkan hewan tersebut dari kandang utama guna mencegah penularan.

Dispangtan Cimahi memperkirakan kebutuhan hewan kurban tahun ini mencapai 4.240 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 1.940 sapi, 2.180 domba, dan 120 kambing.

Untuk memudahkan identifikasi, Dispangtan telah menyiapkan sebanyak 3.600 kalung tanda sehat yang akan dipasang pada hewan yang lolos pemeriksaan kesehatan.

Tak berhenti di situ, pengawasan juga dilakukan hingga menjelang proses penyembelihan. 

Petugas bakal menyisir hewan kurban yang datang mendadak atau dibeli masyarakat dari luar lapak resmi Kota Cimahi, termasuk pemeriksaan di lokasi pemotongan milik DKM masjid.

“Ada hewan yang datang H-1 Iduladha dari luar daerah. Itu tetap akan kami periksa sebelum dipotong agar masyarakat merasa aman,” kata Tita.

Mayoritas pasokan hewan kurban di Kota Cimahi diketahui berasal dari berbagai daerah sentra peternakan seperti Kabupaten Bandung Barat, Sumedang, Purwakarta, Ciamis, Madura, Bondowoso, hingga Gunungkidul.

Karena itu, setiap ternak yang masuk ke Kota Cimahi diwajibkan mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal. 

Dokumen tersebut menjadi syarat utama guna memastikan hewan bebas penyakit menular.

“Semua ternak yang masuk wajib dilengkapi SKKH dan datanya juga bisa dipantau melalui aplikasi,” ungkapnya.

Selain pemeriksaan kesehatan hewan, Dispangtan Cimahi tahun ini juga menaruh perhatian pada proses distribusi daging kurban melalui penyediaan “karung sehat”. Program tersebut disiapkan untuk membantu proses pembagian daging agar lebih higienis dan aman dikonsumsi masyarakat.

Data tahun lalu menunjukkan jumlah hewan kurban yang diperiksa di Kota Cimahi mencapai 4.246 ekor. Rinciannya terdiri dari 1.936 sapi, 2.171 domba, dan 139 kambing.

Dispangtan berharap pengawasan ketat dan inovasi distribusi daging kurban tersebut dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjaga kualitas konsumsi pangan selama perayaan Iduladha 2026. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600