Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

DMI Gelar Pelatihan Standarisasi Imam dan Khotib se-Kabupaten Bandung, Diikuti 160 Peserta

123
×

DMI Gelar Pelatihan Standarisasi Imam dan Khotib se-Kabupaten Bandung, Diikuti 160 Peserta

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna berikan sambutan pasa acara pelatihan Standarisasi dan kompetensi imam dan Khotib di Soeang, Sabtu (25/4/26)

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Upaya meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat peran masjid terus dilakukan.

Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung menggelar Pelatihan Standarisasi Kompetensi Imam dan Khotib.

Example 300x600

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SLRT Dinas Sosial Kabupaten Bandung pada Sabtu (25/4/2026), dan diikuti sebanyak 160 peserta yang berasal dari 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang hadir didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung, Ramlan Rustandi.

Dalam sambutannya, Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi atas inisiatif PD DMI Kabupaten Bandung dalam menyelenggarakan pelatihan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membentuk umat yang berakhlakul karimah serta meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah.

“Pelatihan ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mewujudkan umat yang berakhlakul karimah dan menjadikan ibadah kita lebih sempurna,” ujarnya. Senin (27/4/2026).

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan. Dengan demikian, para imam dan khotib di Kabupaten Bandung memiliki standar kompetensi yang jelas, sehingga mampu menjalankan tugas sesuai tuntunan syariat sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sementara itu, Ramlan Rustandi menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam menyamakan persepsi terkait standarisasi imam dan khotib di seluruh masjid.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah masjid di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 8.000 unit, sehingga diperlukan standar yang terukur dan adaptif.

“Ini adalah pelaksanaan yang kedua. Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah PD DMI sebagai mitra strategis pemerintah,” ungkapnya.

Ramlan juga mengakui bahwa masih terdapat berbagai tantangan dalam proses standarisasi, mulai dari perbedaan kemampuan individu, kebiasaan, hingga faktor budaya dan lingkungan yang beragam.

Oleh karena itu, peran DMI dinilai sangat penting dalam merumuskan standar yang tidak hanya sesuai syariat, tetapi juga relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui pelatihan ini, PD DMI dan Kemenag Kabupaten Bandung berharap dapat melahirkan imam dan khotib yang profesional, berwawasan luas, serta mampu menjadi panutan bagi umat.

Selain itu, standarisasi ini diharapkan semakin memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan spiritual, sosial, dan kemasyarakatan di tengah kehidupan masyarakat. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600