Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukumOtomotifRagam Daerah

Dukung Operasi Patuh Candi 2026, Kodim Boyolali Perkuat Sinergi TNI-Polri demi Keselamatan Pengguna Jalan

118
×

Dukung Operasi Patuh Candi 2026, Kodim Boyolali Perkuat Sinergi TNI-Polri demi Keselamatan Pengguna Jalan

Sebarkan artikel ini
Sebanyak satu Satuan Setingkat Peleton (SST) personel Kodim 0724/Boyolali mengikuti apel yang digelar di Mapolres Boyolali, Jalan Solo–Semarang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Senin (26/10/2026).

Boyolali, Jateng | secondnewsupdate.co.id – Komitmen memperkuat sinergi TNI-Polri dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas ditunjukkan Kodim 0724/Boyolali dengan mengikuti apel bersama Polres Boyolali dalam rangka Operasi Patuh Candi 2026.

Sebanyak satu Satuan Setingkat Peleton (SST) personel Kodim 0724/Boyolali mengikuti apel yang digelar di Mapolres Boyolali, Jalan Solo–Semarang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Senin (26/10/2026).

Example 300x600

Apel dipimpin Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, dengan mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas institusi sekaligus menyatukan langkah dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat saat berkendara, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang tertib, aman, dan lancar di wilayah Kabupaten Boyolali.

Dalam arahannya, Indra menegaskan bahwa Operasi Patuh Candi 2026 menyasar berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian meliputi berkendara melawan arus, menggunakan telepon seluler saat mengemudi, tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak mengenakan sabuk pengaman, melanggar marka dan rambu lalu lintas, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, hingga menggunakan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.

Pengawasan dan penindakan dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) serta pemberian teguran simpatik.

Pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis turut dikedepankan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menaati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Upaya tersebut diharapkan tidak sekadar meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan.

Sementara itu, Pasiops Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Anang H. menyampaikan bahwa keterlibatan personel Kodim dalam apel tersebut merupakan bentuk nyata sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah Kabupaten Boyolali.

Menurutnya, koordinasi dan kerja sama yang solid antarinstitusi menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Kodim 0724/Boyolali pun menyatakan kesiapan untuk mendukung tugas Polres Boyolali sesuai ketentuan dan kewenangan yang berlaku.

Melalui kolaborasi TNI-Polri dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Operasi Patuh Candi 2026 diharapkan dapat meningkatkan disiplin berlalu lintas, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta memperkuat budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan kepentingan bersama. Dengan mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan, masyarakat diharapkan turut berperan aktif menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di Kabupaten Boyolali. (Agus Kemplu)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600