BeritaRagam Daerah

Guru Besar Perguruan Sinar Banten Tutup Usia, Bupati Bandung Sampaikan Ucapan Belasungkawa

390
H. Apih Aju Gozali (Foto Istimewa)

SNU//Kab. Bandung – Ratusan pelayat memadati rumah duka almarhum H. Apih Aju Gozali di Kampung Pangauban, Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, sejak Kamis (13/11/2025) malam.

Guru besar perguruan bela diri dan debus Sinar Banten tersebut wafat pada usia yang tidak disebutkan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar perguruan dan masyarakat Kabupaten Bandung.

Almarhum dikenal sebagai pendiri Perguruan Silat, Bela Diri, dan Debus Sinar Banten pada tahun 1969. Selama hidupnya, ia menjadi sosok sentral dalam pelestarian seni bela diri pencak silat dan debus, yang kini memiliki puluhan ribu anggota dan satuan latihan di seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung.

Sejak kabar duka tersebar, rumah almarhum dipadati pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, para murid Sinar Banten, tokoh masyarakat, anggota dewan, hingga pimpinan daerah. Karangan bunga turut berdatangan, termasuk dari Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai bentuk belasungkawa.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, Anton Ahmad Fauzi, yang juga merupakan anggota perguruan Sinar Banten, menyampaikan rasa dukanya atas kepergian sang guru besar.

Anton Ahmad Fauzi, Anggita DPRD Kabupaten Bandung tampak takziyah ke rumah duka di Kampung Pangauban desa Pangauban kecamatan Katapang, Kamis (13/11/25), malam.

“Saya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum H. Apih Aju Gozali. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Anton. Jum’at (14/11).

Tahta guru besar Perguruan Sinar Banten telah lama diwariskan kepada putranya, Dani Misnan Rakata, yang juga merupakan ASN di lingkungan Pemkab Bandung. Pada kesempatan takziyah itu, Dani memaparkan kembali sejarah perguruan yang didirikan ayahandanya.

“H. Apih Aju Gozali mendirikan Perguruan Seni Bela Diri dan Debus Sinar Banten pada 17 Agustus 1969. Perguruan ini hadir untuk melestarikan seni budaya, khususnya silat dan debus,” jelas Dani.

Ia menambahkan bahwa perguruan Sinar Banten kini berkembang pesat dengan perwakilan latihan di setiap kecamatan. Dukungan pemerintah daerah, terutama Bupati Bandung, turut memberi energi positif bagi keberlangsungan perguruan.

Di akhir penyampaiannya, Dani yang mewakili keluarga besar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelayat yang hadir dan mendoakan almarhum.

“Semoga doa dari para pelayat kepada almarhum dibalas Allah SWT dengan ganjaran yang setimpal,” tuturnya.

Kepergian H. Apih Aju Gozali meninggalkan warisan besar dalam dunia seni bela diri tradisional di Kabupaten Bandung. Pengabdian dan dedikasinya tetap dikenang melalui ribuan murid yang meneruskan tradisi Sinar Banten. (Apih)

Exit mobile version