Jawa Barat, Soreang I secondnewsupdate.co.id – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Bandung tahun 2026 bakal berlangsung semarak.
Sebanyak sekitar 2.100 anak dari berbagai kecamatan akan mengikuti beragam kegiatan edukatif dan kreatif yang dipusatkan di Dome Bale Rame, Soreang, Sabtu (25/7/2026).
Perayaan HAN tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dirancang sebagai ruang bagi anak-anak untuk bermain, berkreasi, berekspresi, sekaligus mengembangkan potensi mereka.
Selain di Dome Bale Rame, kegiatan juga digelar di Gedung Mohammad Toha dan Lapangan Tenis Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung.
Pelaksanaan HAN ke-42 berada di bawah koordinasi Ketua TP PKK Kabupaten Bandung sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung turut memberikan dukungan penuh terhadap tiga kegiatan utama yang menjadi daya tarik dalam peringatan HAN, yakni lomba melukis kaos, lomba kolase, dan Festival Kaulinan Barudak, (Festival Permainan Anak–Red).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, mengatakan pihaknya menyiapkan seluruh perlengkapan yang dibutuhkan peserta agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan maksimal.
“Kami dari Dinas Pendidikan mendukung tiga kegiatan. Pertama lomba melukis kaos yang diikuti 900 anak. Kami menyiapkan kaos beserta seluruh perlengkapan melukisnya,” ujar Asep.
Selain itu, sebanyak 900 anak lainnya akan mengikuti lomba kolase dengan dukungan fasilitas dari Dinas Pendidikan. Sementara sekitar 300 peserta akan ambil bagian dalam Festival Kaulinan Barudak yang menghadirkan berbagai permainan tradisional sebagai upaya melestarikan budaya lokal.
Secara keseluruhan, lebih dari 2.100 anak akan memperoleh kesempatan untuk menyalurkan kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri, serta menikmati pengalaman bermain yang mengandung nilai kebersamaan dan pendidikan karakter.
Menurut Asep, seluruh kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak.
“Tiga kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk memberikan pengalaman, ruang kreativitas, sekaligus panggung bagi anak-anak untuk menampilkan potensi terbaiknya,” katanya.
Ia menegaskan, peringatan Hari Anak Nasional memiliki makna strategis karena anak merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini agar mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Dinas Pendidikan memiliki kepentingan besar untuk mendukung pelaksanaan Hari Anak Nasional sebagai bagian dari upaya mempersiapkan anak-anak Kabupaten Bandung menjadi Generasi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Apih)
















