Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaLingkungan HidupRagam Daerah

Hari Air Sedunia 2026, SSC Ajak Warga Garut Jaga Kelestarian Air dan Lingkungan

119
×

Hari Air Sedunia 2026, SSC Ajak Warga Garut Jaga Kelestarian Air dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Hari Air Sedunia 2026 diperingati oleh Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) dengan menggelar kegiatan edukatif di Lapang Harum Madu, Kampung Neglasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jumat (27/3/2026).

Example 300x600

Bayongbong Garut// secondnewsupdate.co.id – Hari Air Sedunia 2026 diperingati oleh Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) dengan menggelar kegiatan edukatif di Lapang Harum Madu, Kampung Neglasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya air, khususnya di wilayah agraris seperti Kabupaten Garut.

Camat Bayongbong, Jeje Jenal Abidin, menegaskan bahwa air merupakan faktor utama penunjang kehidupan masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perikanan.

“Air merupakan sumber utama kehidupan masyarakat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, kita harus memelihara kelestarian alam sebagai cadangan sumber air, serta bijak dalam penggunaannya,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menanam pohon dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.

Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi. Menurutnya, inisiatif SSC bersama Rentan DPC Kabupaten Garut selaras dengan upaya membangun karakter peduli lingkungan sejak dini.

“Program Sekolah Sungai Cimanuk sangat baik jika diperkenalkan kepada peserta didik mulai dari PAUD, SD hingga SMP, agar mereka memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dan bijak menggunakan air,” katanya.

Sementara itu, Direktur SSC, Mulyono Kadafi, menjelaskan bahwa peringatan Hari Air Sedunia merupakan agenda rutin tahunan yang selalu digelar pihaknya.

Ia menegaskan bahwa air merupakan kebutuhan primer makhluk hidup setelah oksigen, sehingga perlu dijaga keberlanjutannya.

Pemilihan Lapang Harum Madu sebagai lokasi kegiatan juga memiliki tujuan khusus, yakni sebagai area pembibitan tanaman keras yang nantinya akan dipindahkan ke lahan tanam permanen.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk terus menjaga stabilitas sumber air dan fokus pada upaya penghijauan,” ungkapnya.

Peringatan Hari Air Sedunia 2026 di Bayongbong ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus melakukan penghijauan di lahan-lahan kritis, demi menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan sumber daya air di Kabupaten Garut. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600