Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Akui Emosi Saat Konferensi Pers: “Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya”

534
×

Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Akui Emosi Saat Konferensi Pers: “Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya”

Sebarkan artikel ini
Pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea saat meminta maaf kepada seluruh organisasi wartawan dan wartawan se Indonesia

Jakarta/ secondnewsupdate.co.id – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers di seluruh Indonesia setelah pernyataannya kepada seorang wartawan saat konferensi pers menuai kritik dan menjadi sorotan publik.

Dalam pernyataan resminya, Hotman mengaku menyesali ucapan bernada keras yang terlontar ketika menghadapi pertanyaan wartawan dalam konferensi pers terkait perkara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Example 300x600

“Saya menyatakan maaf sebesar-besarnya kepada wartawan yang bersangkutan maupun kepada seluruh organisasi wartawan di Indonesia,” ujar Hotman dalam video klarifikasinya.

Hotman menjelaskan, potongan video yang beredar di media sosial hanya memperlihatkan bagian akhir ucapannya, sehingga menurutnya tidak menggambarkan keseluruhan situasi yang terjadi saat itu.

Ia memaparkan, awalnya seorang wartawan menanyakan dugaan adanya hidden agenda atau agenda tersembunyi dari sebuah institusi penegak hukum. 

Atas pertanyaan tersebut, dirinya telah menjawab bahwa ia tidak memiliki kapasitas untuk memberikan penilaian maupun menjelaskan motif institusi tersebut.

Namun, sebelum penjelasannya selesai, pertanyaan lain kembali dilontarkan mengenai dugaan adanya kekeliruan dari institusi yang sama. Kondisi itu, kata Hotman, membuat emosinya terpancing.

“Saya sudah berulang kali mengatakan bahwa saya tidak tahu dan tidak memiliki kapasitas menjawab pertanyaan tersebut. Karena terus ditanya mengenai hal yang sama, saya akhirnya terpancing emosi,” ungkapnya.

Dalam situasi itulah Hotman mengeluarkan kalimat yang kemudian menjadi polemik, yakni mempertanyakan apakah wartawan tersebut memiliki otak?.

Ucapan itu memicu reaksi keras dari kalangan jurnalis dan organisasi profesi wartawan yang menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan kepada insan pers yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Meski demikian, Hotman menegaskan tidak pernah memiliki niat untuk merendahkan profesi wartawan. 

Ia menyebut hubungan dirinya dengan media selama ini terjalin sangat baik dan saling mendukung.

“Saya sangat dekat dengan rekan-rekan wartawan. Sama sekali tidak ada niat menghina atau merendahkan profesi wartawan. Saat itu murni karena suasana yang sama-sama emosional,” katanya.

Pengacara yang dikenal vokal tersebut kembali menegaskan permintaan maafnya kepada wartawan yang hadir saat konferensi pers maupun kepada seluruh organisasi wartawan di Indonesia.

“Sekali lagi saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Saya berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan menjadi pelajaran bagi saya untuk lebih menjaga ucapan dalam setiap kesempatan,” tuturnya.

Permintaan maaf terbuka dari Hotman Paris ini pun menjadi perhatian publik. Banyak pihak berharap peristiwa tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan yang saling menghormati antara narasumber dan insan pers, mengingat wartawan menjalankan fungsi penting sebagai penyampai informasi kepada masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik. (Bagdja-Red)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600