Jawa Tengah, Surakarta l secondnewsupdate.co.id – Kesuksesan pelaksanaan program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga didukung oleh kesiapsiagaan tim kesehatan yang memastikan seluruh personel Satgas dan masyarakat tetap dalam kondisi prima selama kegiatan berlangsung.
Di lokasi TMMD di Kampung Makam Bergolo RT 02 dan RT 06 RW 06, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Tim Kesehatan Lapangan dari Dinas Kesehatan TNI (DKT) Surakarta terus bersiaga memberikan pelayanan medis kepada personel Satgas TMMD maupun warga yang terlibat dalam kegiatan gotong royong. Minggu (26/7/2026),
Keberadaan tim kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian program TMMD. Aktivitas pembangunan yang menguras tenaga, seperti perbaikan saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter, membutuhkan kondisi fisik yang prima agar pekerjaan dapat diselesaikan secara aman dan maksimal.
Petugas Kesehatan Lapangan, ASN Agung, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya diberikan kepada anggota TNI, tetapi juga terbuka bagi seluruh masyarakat yang berada di sekitar lokasi TMMD.
“Kami memberikan pelayanan tidak hanya kepada personel Satgas TMMD, tetapi juga kepada warga sekitar. Siapa pun yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan maupun pengobatan dapat datang kepada Tim Kesehatan Lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, tim kesehatan disiagakan hingga 12 jam setiap hari untuk memastikan seluruh personel dan warga memperoleh layanan medis secara cepat apabila mengalami gangguan kesehatan.
Pemeriksaan tekanan darah dilakukan secara rutin, baik kepada anggota yang tidak memiliki keluhan maupun yang membutuhkan penanganan khusus. Selain itu, tim juga menyiapkan obat-obatan dan vitamin guna menjaga daya tahan tubuh selama kegiatan berlangsung.
“Tim kesehatan selalu siap melayani anggota Satgas maupun masyarakat. Sudah menjadi tugas kami memastikan kondisi kesehatan seluruh personel dan warga yang bekerja maupun yang berada di sekitar lokasi TMMD agar tetap sehat dan mampu menjalankan aktivitas dengan optimal,” tambahnya.
Kehadiran layanan kesehatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga, Abdullah (49), yang ikut bergotong royong bersama personel Satgas TMMD, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan yang disediakan TNI.
Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warga, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui pelayanan kesehatan yang mudah diakses selama pelaksanaan TMMD berlangsung.
Pelayanan kesehatan yang diberikan menjadi bukti bahwa Program TMMD tidak sekadar membangun sarana fisik, melainkan juga menghadirkan kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mempererat kebersamaan, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah. (Agus Kemplu)
