SNU//Tasikmalaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus memperkuat kesiapan jaringan A.N.D.A.L di wilayah Jawa Barat dalam menghadapi momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), yang memiliki peran strategis sebagai daerah tujuan wisata, jalur mudik, sekaligus lintasan utama pergerakan masyarakat.
Selama periode Nataru, aktivitas masyarakat di Jawa Barat diperkirakan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menyebar ke berbagai destinasi wisata, pusat kuliner, area permukiman, serta jalur transportasi utama antarkota dan kabupaten.
“Untuk memastikan kenyamanan pelanggan di tengah kondisi tersebut, Indosat melakukan optimalisasi kapasitas jaringan serta memperluas pemantauan layanan di berbagai titik strategis di wilayah Jawa Barat,” ujar Chandra Pradyot Singh, EVP-Head Of Circle Indosat, Rabu (24/12/2025).
Ia menyebut, tren konsumsi digital selama liburan diperkirakan tetap didominasi video streaming, media sosial, aplikasi pesan instan, game online, serta aplikasi gaya hidup, termasuk navigasi, pemesanan makanan, dan pembayaran digital.
Kondisi tersebut menuntut kualitas jaringan yang stabil dan konsisten.
Untuk menjawab kebutuhan itu, Indosat memanfaatkan teknologi AIvolusi5G guna memastikan distribusi kapasitas jaringan dapat dikelola secara dinamis dan real time, sehingga performa jaringan tetap optimal meskipun digunakan oleh banyak pelanggan secara bersamaan, termasuk di ruang tertutup.
Puncak penggunaan jaringan diperkirakan terjadi pada 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Lonjakan trafik diprediksi terjadi di pusat perbelanjaan, kawasan wisata, jalur pergerakan masyarakat, serta area pemukiman padat.
Sebagai langkah antisipasi, Indosat melakukan penguatan jaringan di 257 BTS yang tersebar di 157 kecamatan di wilayah Jawa Barat, khususnya pada: destinasi wisata utama pusat kota
kawasan permukiman padat
jalur transportasi dan lintasan perjalanan utama.
Karakteristik Jawa Barat sebagai wilayah dengan mobilitas tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi kualitas jaringan. Karena itu, selain penguatan BTS eksisting, Indosat menyiagakan pengaturan kapasitas tambahan pada titik-titik dengan potensi lonjakan trafik tertinggi.
Seluruh kesiapan jaringan tersebut dipantau secara terpusat melalui Command Center Indosat yang beroperasi 24 jam. Dengan sistem pemantauan tersebut, potensi gangguan diharapkan dapat ditangani lebih cepat dan tepat.
“Mari kita manfaatkan teknologi untuk memberikan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat selama libur Nataru. Seluruh kesiapan jaringan ini terus kami pastikan berjalan optimal,” pungkasnya. (Krist)
