Jawa Tengah, Sukoharjo l secondnewsupdate.co.id — Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta melakukan kunjungan ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 449/SH di Kabupaten Sukoharjo, Selasa (1/9/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah awal memperkuat kerja sama di bidang pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Rombongan Instiper Yogyakarta dipimpin Dekan Fakultas Kehutanan, Rawana, Kedatangan rombongan diterima langsung Komandan Yonif TP 449/SH, Mayor Inf Edy Riwanto, bersama jajaran staf.
Dalam pertemuan tersebut, Instiper Yogyakarta dan Yonif TP 449/SH membahas rencana kerja sama berupa pendampingan, transfer pengetahuan, serta peningkatan keterampilan teknis prajurit di bidang pertanian.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas prajurit dalam mengelola sektor pertanian dan peternakan.
Dengan demikian, prajurit tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang pertahanan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan.
Usai pertemuan, rombongan Instiper Yogyakarta bersama Danyonif dan jajaran staf meninjau sejumlah fasilitas pertanian yang dikembangkan di lingkungan Yonif TP 449/SH.
Di antaranya rumah budidaya maggot dan lokasi pembuatan pupuk kompos.
Edy mengapresiasi kunjungan sekaligus rencana kerja sama dengan Instiper Yogyakarta.
Ia berharap kehadiran perguruan tinggi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan prajurit.
“Kami selaku Danyonif mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak dari Instiper Yogyakarta yang sudah berkenan hadir langsung. Kami berharap kehadiran bapak-bapak akan memberikan dampak positif bagi anggota Yonif TP 449/SH.
Mudah-mudahan transfer ilmu yang akan diberikan Instiper Yogyakarta kepada anggota kami dapat diserap dan diaplikasikan dalam bidang pertanian,” ungkap Edy.
Sementara itu, Rawana, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia juga mengapresiasi berbagai program pertanian dan peternakan yang telah dikembangkan di lingkungan Yonif TP 449/SH.
Menurut Rawana, prajurit Yonif TP tidak hanya dibekali kemampuan taktik dan strategi pertahanan, tetapi juga memiliki keterampilan fungsional yang dapat dikembangkan untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan.
“Saya baru tahu bahwa ada tentara yang tidak hanya dibekali ilmu perang saja di Yonif TP 449/SH ini. Prajurit Yonif TP tidak hanya mahir dalam taktik tempur dan menjaga kedaulatan, tetapi juga memiliki keahlian fungsional untuk mengelola sektor pertanian dan peternakan,” terang Rawana.
Ia menegaskan, Instiper Yogyakarta siap memberikan bimbingan dan pelatihan di bidang ilmu pertanian kepada para prajurit Yonif TP 449/SH.
“Saya selaku perwakilan dari Instiper Yogyakarta siap membantu memberikan bimbingan dan pelatihan di bidang ilmu pertanian. Semoga bermanfaat untuk prajurit Yonif TP 449/SH,” tambahnya.
Kerja sama Instiper Yogyakarta dan Yonif TP 449/SH diharapkan tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi dapat berkembang menjadi program pendampingan yang berkelanjutan.
Penguatan keterampilan pertanian dan peternakan bagi prajurit juga diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Dengan kemampuan tersebut, prajurit dapat ikut mendorong pengembangan pertanian berkelanjutan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Agus Kemplu)












