AgamaBudayaInformatikaRagam Daerah

Jelang HUT ke-81 RI, Bupati Garut Ajak Warga Doa Bersama, Mohon Keselamatan dan Kemajuan Indonesia

114
Bupati Kabupaten Garut Abdusy Syakur Amin saat memberikan sambutannya dalam do'a bersama menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Garut di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat (14/8/2026).

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Garut menggelar doa bersama di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyambut hari kemerdekaan dengan tidak hanya semangat kebangsaan, tetapi juga refleksi dan doa demi keselamatan serta kemajuan daerah dan bangsa.

Doa bersama itu dihadiri langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Bupati Garut ke-26 Rudy Gunawan. 

Kegiatan tersebut turut melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Garut.

Rangkaian doa dipimpin oleh K.H. Asep Saepudin Musaddad. Suasana khidmat terasa ketika para peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk Kabupaten Garut dan Indonesia menjelang momentum bersejarah 17 Agustus.

Dalam kesempatan tersebut, Syakur mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum mempererat silaturahmi dan meningkatkan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.

Menurutnya, kemerdekaan bukan hanya menjadi momentum seremonial tahunan, tetapi juga kesempatan untuk bersama-sama mendoakan keberlangsungan pembangunan agar masyarakat dapat hidup aman, sehat, tertib, dan sejahtera.

“Dalam rangkaian kegiatan HUT Proklamasi ke-81, kami mengajak masyarakat Garut bersama-sama untuk memanjatkan doa bagi keselamatan, kelancaran, kesehatan, keamanan, dan ketertiban Kabupaten Garut khususnya dan tentu saja Indonesia,” ujar Syakur.

Doakan Para Pahlawan dan Pendahulu

Selain memanjatkan doa untuk keselamatan daerah dan bangsa, Bupati Garut juga mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Doa juga ditujukan kepada para pemimpin terdahulu, guru, orang tua, serta seluruh tokoh yang telah memberikan kontribusi dan pengabdian bagi masyarakat.

Menurut Syakur, kemajuan yang dirasakan masyarakat saat ini tidak terlepas dari jasa dan perjuangan generasi sebelumnya.

Karena itu, momentum kemerdekaan harus diisi dengan rasa syukur sekaligus penghormatan kepada mereka yang telah memberikan dedikasi bagi bangsa dan daerah.

Ia juga secara khusus menyampaikan doa bagi para tokoh daerah yang hingga kini terus memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Garut, termasuk Rudy Gunawan yang pernah memimpin Kabupaten Garut.

“Kita doakan semoga kita semua, orang tua kita, diberikan kesehatan dan keselamatan untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari,” tuturnya.

Doa Jadi Bagian dari Ikhtiar Membangun Garut

Bupati menegaskan, doa bersama merupakan bagian dari ikhtiar untuk membangun kebersamaan dan memperkuat pondasi moral dalam menjalankan pembangunan daerah.

Pembangunan, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. 

Sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat dan warga menjadi kekuatan penting dalam menjaga kondusivitas Kabupaten Garut.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Garut berharap semangat kemerdekaan dapat semakin memperkuat persatuan sekaligus mendorong masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan.

Syakur juga berharap Kabupaten Garut ke depan senantiasa diberikan perlindungan dan keberkahan sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Melalui kegiatan doa bersama ini, kita memohon agar Kabupaten Garut senantiasa menjadi daerah yang semakin adil, makmur, sejahtera, aman, damai, dan tenteram,” pungkasnya.

Doa bersama menjelang HUT ke-81 RI tersebut pun menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan bukan semata-mata melalui perayaan, melainkan juga dengan menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama membangun Kabupaten Garut dan Indonesia menjadi lebih baik. (Asan)

Exit mobile version