Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaBudayaInformatikaRagam Daerah

Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Minta GPM Digelar Serentak di Seluruh Kecamatan

1416
×

Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Minta GPM Digelar Serentak di Seluruh Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, meminta seluruh kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak menjelang Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kabupaten Tangerang Banten// secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meminta seluruh kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak menjelang Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Permintaan tersebut disampaikan Maesyal Rasyid saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjelang Ramadan di GSG Puspemkab Tangerang, Selasa (10/2/2026).

Example 300x600

“Saya minta para camat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, serta pihak terkait lainnya dapat berkoordinasi untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah secara serentak dalam satu hari menjelang Ramadan,” ujar Maesyal.

Menurutnya, pelaksanaan GPM menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci.

Permintaan tersebut disampaikan Maesyal Rasyid saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjelang Ramadan di GSG Puspemkab Tangerang, Selasa (10/2/2026).

Pemkab dan MUI Bahas Surat Edaran Ramadan

Selain GPM, Maesyal Rasyid juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan segera membahas Surat Edaran (SE) terkait pengaturan aktivitas masyarakat selama Ramadan guna menjaga kesucian dan ketenangan ibadah.

Ia menginstruksikan OPD terkait untuk memperkuat sinergi dengan MUI, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar substansi surat edaran tersebut seragam di wilayah Tangerang Raya.

“Besok bersama MUI akan kita bahas surat edaran terkait Ramadan. Kita ingin aturan ini selaras dengan Kota Tangerang dan Tangerang Selatan,” katanya.

Surat edaran tersebut, lanjut Maesyal, akan mengatur antara lain penutupan sementara tempat hiburan malam, pembatasan jam operasional rumah makan dan restoran, serta imbauan lainnya demi menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama Ramadan.

“Surat edaran ini direncanakan berlaku paling lambat satu hari sebelum Ramadan hingga dua atau tiga hari setelah Idulfitri,” imbuhnya.

Wabup Tekankan Ketepatan Sasaran dan Pengawasan

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya ketepatan sasaran penerima GPM serta keakuratan data terkait fluktuasi harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat.

“Kita ingin pelaksanaan GPM benar-benar tepat sasaran. Data harga dan ketersediaan bahan pokok juga harus terus dipantau agar langkah antisipasi bisa dilakukan sejak dini,” ujarnya.

Beberapa pertanyaan dari peserta rapat dalam kesiapannya pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjelang Bulan suci Ramadhan 1447 H

Intan juga menegaskan perlunya penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar ketentuan, baik terkait permainan harga maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu kesucian bulan Ramadan.

“Penindakan jangan hanya bersifat formalitas. Harus ada efek jera agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Dalam rakor tersebut, Forkopimda Kabupaten Tangerang juga membahas antisipasi potensi bencana seiring musim hujan serta kewaspadaan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan. (Diana)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600