Olah RagaRagam Daerah

Kadispora Garut Sebut Festival Olahraga Tradisional Jadi Momentum Kebangkitan Budaya Lokal

112
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, dalam sambutannya menjelaskan mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersyukur atas kesempatan menjaga dan melestarikan budaya daerah, khususnya olahraga tradisional khas Kabupaten Garut yang menjadi bagian dari identitas lokal.

Festival Kebudayaan Olahraga Tradisional di Pendopo Garut diharapkan dorong pelestarian budaya sekaligus tingkatkan pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menegaskan bahwa Festival Kebudayaan Olahraga Tradisional menjadi momentum penting dalam membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.

Hal tersebut disampaikan Asep saat menghadiri Festival Kebudayaan Olahraga Tradisional yang digelar di Gedung Pendopo Garut, Rabu (13/5/2026).

Dalam sambutannya, Asep mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersyukur atas kesempatan menjaga dan melestarikan budaya daerah, khususnya olahraga tradisional khas Kabupaten Garut yang menjadi bagian dari identitas lokal.

“Atas nama pimpinan daerah, kami mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan Festival Kebudayaan Olahraga Tradisional ini menjadi momentum kebangkitan budaya sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Asep.

Menurutnya, festival tersebut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai warisan tradisional di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Asep menilai pelestarian budaya harus terus diperkuat agar tidak tergerus modernisasi, terutama budaya dan olahraga tradisional yang memiliki nilai historis sekaligus kebersamaan sosial.

Selain aspek budaya, ia juga menyoroti dampak ekonomi yang dapat dihasilkan dari penyelenggaraan event budaya dan olahraga tradisional.

Menurutnya, kegiatan semacam ini berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Garut, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi masyarakat lokal.

“Budaya dan olahraga tradisional tidak hanya soal pelestarian, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi melalui meningkatnya kunjungan wisatawan ke Garut,” katanya.

Ia berharap kegiatan budaya serupa dapat terus dikembangkan dan disinergikan dengan agenda pemerintah daerah maupun Dewan Kebudayaan.

Sinergi antara olahraga, seni budaya, dan sektor pariwisata dinilai menjadi strategi penting untuk menarik minat masyarakat dan wisatawan dari luar daerah.

Terlebih, sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Garut saat ini terus berkembang dan ramai dikunjungi wisatawan, khususnya pada akhir pekan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan bersinergi dengan berbagai agenda olahraga maupun kebudayaan lainnya. Dengan begitu, budaya lokal tetap lestari sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Asep kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya daerah sebagai identitas dan kebanggaan Kabupaten Garut. (Asan)

Exit mobile version