AgamaInformatikaRagam Daerah

Kapolres Garut AKBP Niko, Sambangi Gereja Samarga! Pastikan Ibadah Minggu Aman, Perkuat Pesan Toleransi Antarumat Beragama

111
Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Garut turun langsung menyambangi Gereja Katolik Santa Perawan Maria (Samarga), Kabupaten Garut, Minggu (1/11/2026).

Garut, Jabar l secondnewsupdate.co.id – Komitmen menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama kembali ditunjukkan jajaran Polres Garut. Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Garut turun langsung menyambangi Gereja Katolik Santa Perawan Maria (Samarga), Kabupaten Garut, Minggu (1/11/2026).

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari pemantauan langsung terhadap pelaksanaan pengamanan ibadah Minggu guna memastikan umat Katolik dapat beribadah dengan aman, nyaman, tertib, dan khidmat.

Kehadiran Kapolres bersama jajarannya disambut pengurus gereja dan jemaat. 

Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya membangun komunikasi dan hubungan harmonis antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Garut memastikan personel kepolisian menjalankan tugas pengamanan secara optimal.

Langkah tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat tanpa membedakan agama, suku, maupun golongan.

Menurut Niko, kehadiran polisi di lingkungan rumah ibadah merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat ketika menjalankan aktivitas keagamaan.

Polri Hadir untuk Semua Golongan

Niko menegaskan bahwa Polres Garut berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk dalam menjamin keamanan kegiatan peribadatan.

“Polri hadir untuk seluruh masyarakat. Kami ingin memastikan setiap umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khidmat. Melalui kegiatan silaturahmi ini, kami juga terus memperkuat komunikasi serta membangun hubungan yang harmonis antara Polri, tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat,” ujar Niko saat ditemui awak media.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Garut untuk terus memelihara kerukunan, saling menghormati perbedaan keyakinan, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang berpotensi memecah belah persatuan.

Niko menilai terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. 

Dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen sosial juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Karena itu, sinergi antara Polri, tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar kehidupan sosial di tengah keberagaman tetap berjalan harmonis.

Perkuat Toleransi, Jaga Garut Tetap Kondusif

Melalui kegiatan silaturahmi sekaligus pemantauan pengamanan ibadah Minggu di Gereja Samarga tersebut, Polres Garut berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat.

Lebih dari itu, kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan keagamaan diharapkan mampu memberikan ketenangan bagi jemaat sekaligus menjadi pesan nyata bahwa toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan harus senantiasa dijaga.

Niko pun menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan humanis, pelayanan responsif, serta pengamanan berbagai kegiatan masyarakat dan keagamaan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah bersama dalam mewujudkan Kabupaten Garut yang aman, damai, harmonis, dan kondusif bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. (Agung)

Exit mobile version