Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaBudayaRagam DaerahSejarah

Kartini Masa Kini di Cimahi: Bukan Sekadar Seremoni, Perempuan Didorong Jadi Motor Pembangunan

1986
×

Kartini Masa Kini di Cimahi: Bukan Sekadar Seremoni, Perempuan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Dalam sambutannya Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa semangat Kartini harus diterjemahkan dalam aksi nyata, bukan hanya diperingati setiap tahun.

Cimahi//secondnewsupdate.co.id – Peringatan Hari Kartini di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi tahun ini tak sekadar upacara seremonial. 

Ada pesan kuat yang ditegaskan: perempuan harus tampil sebagai penggerak utama pembangunan, dari lingkup keluarga hingga masyarakat luas.

Example 300x600

Upacara digelar di Lapangan Apel Kantor Pemkot Cimahi, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan Raden Ajeng Kartini yang telah membuka jalan kesetaraan bagi perempuan Indonesia. Selasa (21/4/2026).

Namun lebih dari itu, rangkaian kegiatan berlanjut dengan seminar yang diinisiasi DP3AP2KB Kota Cimahi bersama Gabungan Organisasi Wanita. 

Walikota Cimahi Ngatiyana didampingi Wakil Walikota Cimahi Adithia Yudistira saat memberikan penghargaan dari LAN RI

Kegiatan ini menghadirkan puluhan organisasi perempuan se-Kota Cimahi sebagai ruang konsolidasi gagasan dan penguatan peran strategis perempuan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa semangat Kartini harus diterjemahkan dalam aksi nyata, bukan hanya diperingati setiap tahun.

“Perempuan hari ini punya ruang dan kesempatan yang sama. Tinggal bagaimana peran itu dioptimalkan untuk memberi dampak nyata dalam pembangunan,” tegasnya.

Menurutnya, peran perempuan sangat krusial, terutama sebagai fondasi pembentukan karakter generasi masa depan. 

Ia menyebut keluarga sebagai titik awal lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas.

Senada, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menilai pemberdayaan perempuan adalah investasi jangka panjang yang efeknya bisa berlipat ganda.

“Ketika perempuan diberdayakan, dampaknya tidak hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga keluarga dan lingkungan sosialnya,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya keterlibatan perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan sosial hingga kebencanaan, yang membutuhkan peran aktif di tingkat komunitas.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Cimahi, Fitriani Manan, menekankan bahwa perempuan bukan hanya penggerak keluarga, tetapi juga sumber inspirasi dalam membangun karakter anak.

“Perempuan adalah madrasah pertama. Dari sanalah karakter generasi masa depan dibentuk,” ungkapnya.

Pemkot Cimahi sendiri terus mendorong berbagai program penguatan kapasitas perempuan, mulai dari pelatihan keterampilan, advokasi, hingga rencana isbat nikah massal bagi pasangan yang belum memiliki legalitas hukum—sebagai bentuk perlindungan perempuan dan anak.

Dengan jumlah perempuan usia produktif yang besar, Cimahi melihat potensi ini sebagai kekuatan strategis untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Momentum Hari Kartini tahun ini pun menjadi penegas: perempuan bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi aktor utama dalam menentukan arah masa depan. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600