HukumInformatikaLingkungan HidupRagam Daerah

Kemarau Panjang Picu Ancaman Karhutla, Polda Jabar Ingatkan Warga Gunung Geulis Sumedang Waspada

114
Polda Jawa Barat yang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan Gunung Geulis, Kabupaten Sumedang.

Jawa Barat, Sumedang l secondnewsupdate.co.id — Musim kemarau berkepanjangan mulai meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Jawa Barat. 

Kondisi tersebut menjadi perhatian Polda Jawa Barat yang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan Gunung Geulis, Kabupaten Sumedang.

Imbauan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Jumat (4/9/2026). 

Ia menyebut kemarau yang telah berlangsung sekitar lima bulan membuat kondisi sejumlah wilayah semakin kering, bahkan berdampak pada ketersediaan air bersih masyarakat.

Menurut Hendra, kondisi lingkungan yang kering membuat kawasan hutan dan lahan memiliki risiko lebih tinggi terbakar apabila terdapat sumber api, baik akibat aktivitas manusia maupun kelalaian.

“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau seperti saat ini. Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Hendra.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, membuka lahan dengan cara membakar, maupun meninggalkan sumber api di kawasan hutan dan lahan yang memiliki vegetasi kering.

Puntung Rokok hingga Pembakaran Sampah Bisa Picu Kebakaran

Hendra menegaskan, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Peran masyarakat sangat menentukan, terutama warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap remeh sumber api sekecil apa pun.

“Jangan sampai hal-hal kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah kemudian menjadi penyebab kebakaran yang lebih besar. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan,” katanya.

Selain mencegah aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api, asap, atau indikasi terjadinya kebakaran.

Langkah pelaporan secara cepat dinilai penting agar petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin sebelum api meluas dan sulit dikendalikan.

Polda Jabar Ajak Warga Perkuat Kepedulian Lingkungan

Polda Jabar juga mengajak masyarakat di sekitar kawasan hutan dan lahan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan selama musim kemarau.

Kewaspadaan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci untuk menekan potensi karhutla, terlebih ketika kondisi vegetasi dan lahan berada dalam keadaan kering.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kepedulian masyarakat sangat penting agar wilayah Jawa Barat tetap aman dan kondusif,” pungkas Hendra.

Dengan kolaborasi antara masyarakat, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan, potensi kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat diminimalkan selama musim kemarau berlangsung. (Burhan)

Exit mobile version