BeritaRagam DaerahSosial

Kemarau Panjang, Warga Boyolali Sampai “Berpuasa Air” 4 Hari, Kodim 0724 Salurkan Bantuan

157
Kodim 0724/Boyolali turun langsung membantu masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih ke Dukuh Bogor Krajan, Jumat (4/9/2026).

Jawa Tengah, Boyolali l secondnewsupdate.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Boyolali mulai memberikan dampak serius terhadap kehidupan warga. 

Di Dukuh Bogor Krajan, Desa Bojong, Kecamatan Wonosegoro, sejumlah sumber air warga mengering akibat minimnya hujan dalam beberapa bulan terakhir.

Kondisi tersebut membuat sungai, sumur, hingga sumber air yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Warga pun harus berjuang mendapatkan air bersih, bahkan sebagian terpaksa mengurangi penggunaan air hingga berhari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Kodim 0724/Boyolali turun langsung membantu masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih ke Dukuh Bogor Krajan, Jumat (4/9/2026).

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau berkepanjangan masih berlangsung.

Salah seorang warga, Rusmin, mengaku bersyukur atas bantuan air bersih yang diberikan. Menurutnya, warga telah mengalami kesulitan mendapatkan air selama beberapa hari terakhir.

“Puji syukur alhamdulillah sudah diberikan bantuan. Sudah empat hari ini kami harus berpuasa air. Sudah sekitar empat bulan tidak ada hujan,” ujar Rusmin.

Ia mengatakan, kondisi kemarau tahun ini dirasakan lebih panjang dibandingkan biasanya. Bahkan, hujan yang biasanya masih turun pada Agustus, tahun ini tidak kunjung datang.

“Biasanya bulan Agustus masih ada kiriman hujan, tetapi tahun ini tidak ada. Musim kemarau tahun ini sangat panjang,” katanya.

Rusmin pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0724/Boyolali, yang telah hadir membantu warga di tengah kesulitan memperoleh air bersih.

“Terima kasih TNI, Kodim 0724/Boyolali. Bantuan air ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Penyaluran bantuan air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. 

Kehadiran personel Kodim 0724/Boyolali diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama krisis air berlangsung.

Kodim 0724/Boyolali juga terus mendorong sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak guna membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau yang berkepanjangan.

Kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Boyolali menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Bantuan air bersih diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi sumber air warga kembali normal. (Agus Kemplu)

Exit mobile version