Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Ratusan umat Muslim memadati dua lokasi pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di RW 04 Kampung Mulyasari, Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Rabu (27/5/2026).
Warga sejak pagi hari berdatangan untuk mengikuti ibadah yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Pelaksanaan Shalat Idul Adha dimulai pukul 06.30 WIB dan dilanjutkan dengan khutbah yang mengangkat makna pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Di lingkungan Masjid Umar bin Khattab (UBK) RT 06/RW 04 Kampung Mulyasari, shalat dipimpin oleh Ustadz Dudin Khoerudin.
Dalam khutbahnya, ia menekankan pentingnya niat yang tulus dalam melaksanakan ibadah kurban.
Menurutnya, niat yang baik menjadi awal terkabulnya segala bentuk ibadah dan ikhtiar umat kepada Allah SWT, termasuk dalam menjalankan kurban.
“Ketika niat berkurban sudah tertanam dalam hati, Allah SWT akan memberikan jalan dan kemudahan hingga pelaksanaan kurban dapat terwujud,” ujar Dudin di hadapan jamaah.
Ia juga menyoroti pentingnya kebersamaan dalam pelaksanaan ibadah kurban.
Menurutnya, penyembelihan hewan kurban, khususnya sapi yang dilakukan secara patungan tujuh orang, mencerminkan kuatnya solidaritas dan semangat gotong royong masyarakat.
Sementara itu, pelaksanaan Shalat Idul Adha di Masjid Nurul Iman juga berlangsung semarak. Kaum muslimin dan muslimat telah berkumpul sejak pagi di halaman masjid untuk mengikuti ibadah bersama.
Di masjid tersebut, pelaksanaan shalat dipimpin oleh Imam Ustadz Heri, sedangkan khutbah disampaikan oleh Ustadz Gugun. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah meneladani ketakwaan dan keikhlasan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Ustadz Gugun menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan atau penyembelihan hewan kurban semata, tetapi menjadi momentum introspeksi diri untuk memperkuat keimanan dan ukhuwah Islamiyah.
“Semangat berkurban mengajarkan kita tentang keikhlasan dalam berbagi dan mendahulukan kepentingan umat. Melalui ibadah kurban, kita diajak mempererat persaudaraan dan meningkatkan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tuturnya.
Usai pelaksanaan shalat dan khutbah, panitia kurban RW 04 Masjid Nurul Iman langsung melakukan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini, panitia menerima amanah berupa lima ekor sapi dan sejumlah kambing dari warga yang menitipkan hewan kurbannya.
Ketua RW 04 Mulyasari, Dadang Ongky, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam ibadah kurban tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah mempercayakan hewan kurbannya kepada panitia. Tingginya jumlah hewan kurban menunjukkan besarnya semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada warga yang berhak menerima agar manfaat ibadah kurban dapat dirasakan secara merata.
Dadang berharap seluruh rangkaian penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban berjalan tertib dan lancar.
Ia juga berharap nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial yang menjadi pesan utama Hari Raya Idul Adha terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya lingkungan yang harmonis, religius, dan penuh kekompakan. (Apih)
