BeritaBudayaGaya hidupHeadlineInformatikaRagam Daerah

Merah Putih Berkibar di Gedung Sate, Mamat Rachmat Tegaskan Kemerdekaan Adalah Amanah untuk Jawa Barat dan Indonesia

4528
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Bandung-Cimahi sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Barat, Drs. Mamat Rachmat, M.Si

Jawa Barat, Bandung l secondnewsupdate.co.id — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak sekadar ditandai dengan pengibaran Sang Merah Putih.

Momentum tersebut juga menjadi ruang refleksi untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengisi kemerdekaan.

Semangat itu tercermin dalam Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro Nomor 22, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).

Sejumlah unsur pemerintahan, legislatif, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat hadir dalam upacara kenegaraan tersebut. 

Salah satunya Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Bandung-Cimahi sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Barat, Drs. Mamat Rachmat, M.Si.

Kehadiran Mamat Rachmat menjadi bagian dari penghormatan terhadap perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan.

Bagi Mamat, peringatan HUT Kemerdekaan bukan sebatas seremoni tahunan. Di balik kibaran Merah Putih terdapat sejarah panjang pengorbanan para pejuang yang mempertaruhkan jiwa dan raga demi mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Momentum kemerdekaan adalah pengingat bahwa kemerdekaan merupakan amanah,” demikian pesan yang disampaikan Mamat dalam refleksinya usai mengikuti upacara.

Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab moral untuk meneruskan cita-cita perjuangan para pendahulu bangsa melalui kerja nyata, menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Ia menilai, tantangan Indonesia pada era modern memang berbeda dengan masa perjuangan fisik. 

Jika dahulu para pahlawan menghadapi penjajahan dengan kekuatan senjata dan pengorbanan jiwa, kini perjuangan bangsa diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekonomi, pendidikan, kesejahteraan sosial, serta penguatan persatuan nasional.

Merah Putih Bukan Sekadar Simbol

Kibaran Merah Putih di halaman Gedung Sate menjadi simbol bahwa kemerdekaan harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Mamat Rachmat menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa kemajuan Jawa Barat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. 

Masyarakat, dunia usaha, akademisi, generasi muda, serta seluruh komponen bangsa memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan.

“Menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan bersama-sama memberikan yang terbaik bagi Jawa Barat dan Indonesia,” menjadi semangat yang ia gaungkan dalam momentum HUT ke-81 RI tersebut.

Sebagai wakil rakyat, Mamat juga memandang peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk memperkuat hubungan antara lembaga legislatif dan masyarakat. 

Menurutnya, politik pembangunan harus bermuara pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat serta terciptanya keadilan dan kesejahteraan.

Terlebih Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia dan memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional.

Karena itu, pembangunan Jawa Barat membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan semangat kebersamaan yang kuat.

Mengisi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Peringatan HUT ke-81 RI pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga membaca masa depan.

Generasi sekarang tidak lagi dituntut mengangkat senjata untuk merebut kemerdekaan.

Namun, perjuangan tetap hadir dalam bentuk yang berbeda: melawan kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, menciptakan lapangan kerja, menjaga lingkungan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta memastikan pembangunan berlangsung secara inklusif.

Dalam konteks tersebut, Mamat Rachmat menilai semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat memperkuat optimisme seluruh masyarakat Jawa Barat untuk terus bergerak maju tanpa meninggalkan nilai persatuan dan gotong royong.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!” menjadi penutup semangat yang disampaikan Mamat dalam momentum bersejarah tersebut.

Merah Putih telah berkibar di Gedung Sate. Namun, makna kemerdekaan tidak boleh berhenti ketika upacara selesai. 

Ia harus terus hidup dalam setiap kerja, pengabdian, dan kontribusi nyata untuk masyarakat, Jawa Barat, dan Indonesia. (Bagdja)

Exit mobile version