BeritaKesehatanRagam Daerah

Wabup Intan Canangkan INOVASI TERPA GANTUNG, Dorong Penanganan Stunting Lebih Kolaboratif dan Terpadu

618

Banten, Kab Tangerang l secondnewsupdate.co.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Tangerang.

Hal itu disampaikan Intan saat menghadiri kegiatan Balita Kita Sehat sekaligus mencanangkan program Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) di Kantor Desa Klutuk, Kecamatan Mekar Baru, Rabu (19/8/2026).

Menurut Intan, program tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi inovasi administratif, tetapi mampu menghadirkan pola penanganan stunting yang lebih terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran.

“Melalui INOVASI TERPA GANTUNG, kita ingin membangun pola penanganan yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu, sehingga setiap anak yang membutuhkan perhatian dapat segera diketahui dan mendapatkan intervensi yang sesuai, dengan melibatkan lebih banyak pihak dan multisektor,” ujar Intan.

Ia menekankan, upaya pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak masa kehamilan. Langkah tersebut antara lain melalui pemenuhan kebutuhan gizi, pemeriksaan kesehatan secara rutin, penerapan pola asuh yang tepat, serta memastikan anak tumbuh di lingkungan yang sehat.

Intan menilai stunting tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan tinggi dan berat badan anak. Lebih dari itu, stunting menyangkut kualitas tumbuh kembang generasi sekaligus masa depan sumber daya manusia Kabupaten Tangerang.

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi dan berat badan serta kesehatan anak, tetapi berkaitan dengan bagaimana kita bersama mampu berkomitmen penuh atas tumbuh kembang serta kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang,” tegasnya.

Desa Klutuk Didorong Jadi Contoh

Intan berharap Desa Klutuk dan Kecamatan Mekar Baru dapat menjadi salah satu contoh penerapan intervensi terpadu dalam pencegahan stunting di Kabupaten Tangerang.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia meminta jajaran pemerintah desa dan kecamatan memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, serta seluruh unsur masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya pembaruan data mengenai kondisi ibu dan anak. Menurutnya, data yang akurat dan mutakhir menjadi fondasi penting agar intervensi pemerintah benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Data mengenai kondisi ibu dan anak juga harus terus diperbarui agar program yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan kepedulian, kita optimistis dapat menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas, produktif dan berkualitas,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Intan juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini berada di garis depan pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, kader Posyandu memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan keluarga sekaligus menjadi jembatan antara masyarakat dan berbagai program kesehatan pemerintah.

Bukan Sekadar Seremonial

Intan berharap kegiatan Balita Kita Sehat dan pencanangan INOVASI TERPA GANTUNG tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Ia meminta seluruh pihak menjadikan momentum tersebut sebagai awal dari gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Saya juga berharap kegiatan Balita Kita Sehat tidak berhenti pada kegiatan seremonial hari ini. Pencanangan ini harus menjadi awal dari gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Mari kita bangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, masyarakat hingga pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Klutuk, Ubaedilah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta perhatian Wakil Bupati Tangerang terhadap kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG di Desa Klutuk.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program inovasi Pemerintah Desa Klutuk yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan UPT Puskesmas Kecamatan Mekar Baru.

“Kehadiran Ibu tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting,” kata Ubaedilah.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus diperkuat, termasuk dalam membantu memfasilitasi berbagai kebutuhan serta mengatasi tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan program pencegahan dan penanganan stunting di Desa Klutuk.

Dalam kegiatan tersebut, Intan juga menyerahkan secara simbolis bantuan telur kepada masyarakat serta meninjau langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Melalui pencanangan INOVASI TERPA GANTUNG, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap upaya pencegahan stunting semakin terarah dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, sehingga intervensi terhadap ibu dan anak dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. (Dia).

Exit mobile version