Kota Cimahi// secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perhubungan kembali menyelenggarakan program mudik gratis Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Program ini resmi dibuka untuk pendaftaran mulai 19 hingga 28 Februari 2026 dan dapat diakses secara online oleh masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, mengatakan pendaftaran dilakukan secara digital agar memudahkan masyarakat mengikuti program tersebut tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
“Pendaftaran sudah dibuka secara online, jadi masyarakat bisa daftar langsung dari rumah lewat HP. Informasinya juga sudah kami sampaikan ke kelurahan dan kecamatan,” ujar Endang, Jum’at (20/2/2026).
Warga yang ingin mengikuti program ini cukup menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dengan alamat domisili Kota Cimahi.
Setelah mendaftar, data peserta akan diverifikasi oleh petugas. Peserta yang memenuhi syarat akan menerima konfirmasi lanjutan dari Dinas Perhubungan.
Kuota 720 Pemudik dengan 15 Bus
Pada tahun ini, Pemkot Cimahi menyediakan kuota sebanyak 720 pemudik yang akan diberangkatkan menggunakan 15 unit bus. Setiap Kartu Keluarga (KK) dibatasi maksimal empat orang peserta. Khusus bagi peserta disabilitas, diwajibkan didampingi oleh pendamping selama perjalanan.
Para peserta mudik gratis juga akan mendapatkan fasilitas berupa makanan ringan dan minuman selama perjalanan berlangsung.
“Untuk Cimahi meluncurkan 15 bus dengan kuota total 720 orang. Maksimal satu KK empat orang, dan bagi disabilitas wajib ada pendamping,” jelas Endang.
Program mudik gratis ini akan melayani dua rute utama, yakni:
Cimahi – Semarang via Cirebon
Cimahi – Solo via Yogyakarta
Para peserta dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026 dari Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah.
Upaya Mengurangi Risiko Mudik Sepeda Motor
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Cimahi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, yang dinilai memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.
Menurut Endang, program ini juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat pulang ke kampung halaman.
“Banyak warga Cimahi yang mudik menggunakan sepeda motor. Melalui program mudik gratis ini, kami ingin membantu mengurangi risiko tersebut dengan menyediakan transportasi yang lebih aman,” pungkasnya. (Bagdja)
